DETAIL KOLEKSI

Analisis risiko pengendalian biaya pada proyek pembangunan jembatan jalan raya (highway bridge)

5.0


Oleh : Banu Satriyo

Info Katalog

Subyek : Bridges - Construction;Civil engineering - Economic aspects

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Trihono Kadri

Kata Kunci : Risk, Cost Control, Bridge


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TS_MTS_151011900003_Halaman-Judul.pdf 2714.77
2. 2019_TS_MTS_151011900003_Lembar-Pengesahan.pdf 1362.62
3. 2019_TS_MTS_151011900003_Bab-1_Pendahuluan.pdf 839.49
4. 2019_TS_MTS_151011900003_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1215.23
5. 2019_TS_MTS_151011900003_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 2258.12
6. 2019_TS_MTS_151011900003_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 4496.25
7. 2019_TS_MTS_151011900003_Bab-5_Kesimpulan.pdf 809.1
8. 2019_TS_MTS_151011900003_Daftar-Pustaka.pdf 869.97
9. 2019_TS_MTS_151011900003_Lampiran.pdf 2771.36

B Beberapa tahun belakangan ini kegiatan pembangunan terus berkembang melalui banyaknya proyek – proyek baru yang bermunculan terutama pekerjaan infrastruktur seperti jembatan. Namun tingginya risiko dan ketidakpastian dalam pelaksanaan proyek dapat menjadi penyebab penyimpangan dan tidak tercapainya tujuan proyek. Salah satu tujuan keberhasilan proyek dapat diukur dari biaya pelaksanaan masih dalam batas anggaran rencana yang disiapkan. Berdasarkan keadaan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko pengendalian biaya yang paling dominan dalam pelaksanaan proyek jembatan. Serta untuk mengetahui mitigasi yang dilakukan untuk faktor risiko yang paling dominan tersebut. Analisa data penelitian diolah dengan analisis risiko kuantitatif metode indeks rata – rata / mean untuk dengan menemukan probabilitas dari peristiwa risiko yang terjadi dan dampak risiko akan terjadi jika itu terjadi. Kemudian untuk menentukan faktor dominan risiko digunakan analisis level risiko yaitu memberikan urutan level dari hasil rata – rata probabilitas dan dampak risiko yang akan terjadi.Berdasarkan hasil analisis perhitungan didapatkan 15 variabel risiko utamaberasal dari 6 kategori risiko. Kategori risiko yang dimaksud ialah alat, estimasibiaya, faktor alam, material, metode kerja, dan tenaga kerja. Untuk risiko yangpaling dominan didapatkan 3 variabel dengan urutan teratas yaitu terdapat mutubeton yang tidak sesuai spesifikasi akibat tidak tersedianya ready mix di sekitarlokasi proyek, kualitas hasil produksi beton bored pile yang buruk akibat tenagakerja kurang handal, dan tidak tersedianya kapal pandu yang ada dilokasi untukmelewati jalur konstruksi, sehingga mengharuskan kontraktor melakukan sewa.Setelah mendapatkan faktor dominan, diperlukan langkah untuk dilakukan mitigasirisiko dari variabel risiko yang dominan.

D Development activities have continued to develop through the emergence ofmany new projects, especially infrastructure works such as bridges. However, thehigh risk and uncertainty in project implementation can be the cause of deviationsand not achieving project objectives. One of the goals of project success can bemeasured from the implementation costs that are still within the budget limit of theplan prepared.Based on these circumstances, this study aims to determine the most dominantcost control risk in the bridge project implementation. And to find out the mitigationcarried out for the most dominant risk factor.Analysis of research data is processed by quantitative risk analysis with themean index method to find the probability of a risk event that occurs and the impactof the risk that will occur if it occurs. Then, to determine the dominant risk factor,risk level analysis is used, which is to provide a level sequence from the averageprobability and impact of the risk that will occur.Based on the results of the calculation analysis, it was found that 15 main riskvariables came from 6 risk categories. The risk categories referred to are tools, costestimation, natural factors, materials, work methods, and labor. For the mostdominant risk, there are 3 variables with the top order, namely the quality of theconcrete that does not match the specifications due to the unavailability of readymix around the project site, the poor quality of bored pile concrete production dueto unreliable labor, and unavailability of existing pilot boats. location to pass theconstruction line, thus requiring the contractor to lease. After getting the dominantfactor, steps are needed to mitigate the risk of the dominant risk variable.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?