DETAIL KOLEKSI

Rancang bangun antena microstrip multiple input multiple output (MIMO) (2x2) dengan metode Pencatuan Coplanar Veguide (CPW)


Oleh : Rastanto Hadinegoro

Info Katalog

Subyek : Computer peripherals;Computer storage devices;Microstrip antennas - design and construction

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Yuli Kurnia Ningsih

Kata Kunci : design, microstrip antenna, mimo, cpw


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TS_MTE_162080006_Halaman-Judul.pdf 4601.78
2. 2011_TS_MTE_162080006_Lembar-Pengesahan.pdf 813.76
3. 2011_TS_MTE_162080006_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1663.82
4. 2011_TS_MTE_162080006_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 9950.47
5. 2011_TS_MTE_162080006_Bab-3_Perancangan-Antena-dan-Simulasi.pdf 7763.92
6. 2011_TS_MTE_162080006_Bab-4_Perancangan-Antena-dan-Simulasi.pdf 7763.92
7. 2011_TS_MTE_162080006_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 482.29
8. 2011_TS_MTE_162080006_Daftar-Pustaka.pdf 617.92
9. 2011_TS_MTE_162080006_Lampiran.pdf 2498.94

L Long Term Evolution (LTE) merupakan salah satu teknologi telekomunikasi nirkabel dari generasi ke -4 yang dikembangkan dari teknologi sebelumnya yaitu Third Generation (3G), selain Ultra Mobile Broadband (UMB) dan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX). Di Indonesia, alokasi frekuensi LTE yang paling cocok adalah pada frekuensi 2,6GHz dengan lebar pita (bandwidth) sebesar 20MHz. Untuk dapat meningkatkan kapasitas kanal serta pemindahan (transfer) bit rate yang lebih tinggi, Long Term Evolution (LTE) menggunakan teknologi antena Multiple Input Multiple Output (MIMO). Salah satu jenis antena yang dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas kanal MIMO untuk aplikasi LTE adalah antena mikrostrip. Pada Tesis ini telah dilakukan rancang bangun antena mikrostrip MIMO 2x2 dengan patch berbentuk lingkaran yang dapat bekerja pada frekuensi 2,6GHz untuk aplikasi LTE. Berdasarkan hasil simulasi, pencatuan Coplanar Waveguide (CPW) with Ground Not Connected menghasilkan dimensi yang paling optimal untuk antena mikrostrip MIMO 2x2 patch lingkaran. Parameter kinerja antena meliputi Return Loss (RL), Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), lebar pita frekuensi (bandwidth), dan pola radiasi. Substrat yang digunakan dalam penelitian ini adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,3 dan tebal substrat 1,6 mm. Hasil simulasi antena mikrostrip MIMO 2x2 patch lingkaran yang bekerja pada frekuensi 2,6GHz didapatkan rata — rata return loss sebesar -32dB dengan VSWR sebesar 1,047 dan lebar pita frekuensi (bandwidth) yang terukur sebesar 194,6 MHz. Sedangkan hasil pengukuran pola radiasi diperoleh nilai Half Power Beam Width (HPBW) sebesar 90°.

L Long Term Evolution (LTE) is a wireless telecommunications technology from the 4th generation which was developed from the previous technology, namely Third Generation (3G), in addition to Ultra Mobile Broadband (UMB) and Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX). In Indonesia, the most suitable LTE frequency allocation is at a frequency of 2.6 GHz with a bandwidth of 20 MHz. In order to increase channel capacity and transfer (transfer) higher bit rates, Long Term Evolution (LTE) uses Multiple Input Multiple Output (MIMO) antenna technology. One type of antenna that can be used to increase MIMO channel capacity for LTE applications is a microstrip antenna. In this thesis, a 2x2 MIMO microstrip antenna has been designed with a circular patch that can work at a frequency of 2.6GHz for LTE applications. Based on the simulation results, the provision of Coplanar Waveguide (CPW) with Ground Not Connected produces the most optimal dimensions for the circular patch MIMO 2x2 microstrip antenna. Antenna performance parameters include Return Loss (RL), Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), frequency band width (bandwidth), and radiation pattern. The substrate used in this study is FR4 with a relative permittivity of 4.3 and a substrate thickness of 1.6 mm. The simulation results of the circular patch MIMO 2x2 microstrip antenna working at a frequency of 2.6GHz obtained an average return loss of -32dB with a VSWR of 1.047 and a measured bandwidth of 194.6 MHz. While the results of the radiation pattern measurements obtained the value of Half Power Beam Width (HPBW) of 90°.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?