DETAIL KOLEKSI

Optimasi jaringan asynchronous transfer mode untuk switched multimegabit data service


Oleh : Kiki Prawiroredjo

Info Katalog

Subyek : Signal system;Communication - Network analysis

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 1999

Pembimbing 1 : Tjandra Susila

Kata Kunci : asynchronous, transfer mode network, switched multimegabit data


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 1999_TS_MTE_161960008_Halaman-Judul.pdf 3452.25
2. 1999_TS_MTE_161960008_Lembar-Pengesahan.pdf 275.32
3. 1999_TS_MTE_161960008_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1087.15
4. 1999_TS_MTE_161960008_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 12455.18
5. 1999_TS_MTE_161960008_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 4235.85
6. 1999_TS_MTE_161960008_Bab-4_Analisis-Hasil-dan-Pembhaasan.pdf 1928.52
7. 1999_TS_MTE_161960008_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 618.17
8. 1999_TS_MTE_161960008_Daftar-Pustaka.pdf 426.06
9. 1999_TS_MTE_161960008_Lampiran.pdf 14321.69

S Switched Multimegabits Data Service (SMDS) adalah layanan paket kecepatan tinggi tanpa koneksi yang dapat menggunakan Asynchronous Transfer Mode (ATM) sebagai mekanisme pengangkutannya untuk meningkatkan biaya dan kinerja. Optimalisasi jaringan ATM diperlukan oleh sebuah layanan public carrier untuk memberikan kualitas layanan yang terbaik di antara para pesaing. Untuk memfasilitasi jaringan ATM I - \ optimal dengan layanan yang memenuhi syarat dan kelas akses untuk SMDS diperlukan beberapa perhitungan dalam perangkat lunak tersebut. Dalam tesis ini, beberapa faktor kunci yang mempengaruhi kinerja seperti waktu tunggu rata-rata antrian di node masuk ke jaringan ATM, ukuran buffer, buffer yang dibutuhkan dalam sebuah node dan saluran yang dibutuhkan dihitung dan dipetakan secara grafis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu sel SMDS yang ditransfer oleh ATM sangat rendah dibandingkan dengan Quality of Service yang dibutuhkan untuk SMDS, semakin tinggi beban yang ditawarkan semakin tinggi probabilitas switch buffer overflow yang berarti lebih banyak kehilangan transfer. sel, semakin rendah utilitas berarti lebih banyak lalu lintas dapat dilayani. Optimalisasi jaringan ATM dapat tercapai jika parameter trafik yang akan digunakan untuk perhitungan sudah dinyatakan dengan jelas. Karena kebutuhan untuk melindungi informasi berharga terhadap intersepsi yang tidak sah selama transmisi menjadi perhatian serius, penulis mengusulkan model enkripsi data yang dikenakan pada "Koreksi Kesalahan dalam Kode Blok Linier".

S Switched Multimegabits Data Service (SMDS) is a connectionless high speed packet service that may use Asynchronous Transfer Mode (ATM) as its transporting mechanism to improve both cost and performance. Optimizing the ATM networks is needed by a public carrier service to provide a top quality service amongs the competitors. To facilitate the I - \ optimum ATM networks with qualif service and access classes for SMDS several calculations are needed in th dware. In this thesis, several key factors affecting performance such as the average waiting time of a queue in the ingress node to ATM network, the buffer size, the required buffers in a node and the required channels are calculated and graphically charted. The observation shows that the average waiting time of the SMDS cell that is transferred by ATM is very low compared to the Quality of Service that required for SMDS, the higher the offered load the higher the switch buffer overflow probability that means more loss of the transferred cell, the lower the utility means more traffic can be served. Optimizing the ATM network can be achieved if the traffic parameters that will be used for calculation already stated clearly. As the need to protect valuable information against unauthorized interception during the transmission is a serious concern, the writer is proposing a model of data encryption that is imposed on "Error Correction in Linier Block Codes".

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?