DETAIL KOLEKSI

Perancangan model prioritas mitigasi risiko proses produksi pada lini wood working di PT Xyz


Oleh : Nazaruddin

Info Katalog

Subyek : Industrial engineering;Process control;Product - Quality control

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Winnie Septiani

Kata Kunci : production-based practical learning, interpretive structural modeling (ism), soft systems methodolog


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TS_MTI_163161002_Halaman-Judul.pdf 623.77
2. 2019_TS_MTI_163161002_Lembar-Pengesahan.pdf 335.75
3. 2019_TS_MTI_163161002_Bab-1_Pendahuluan.pdf 195.45
4. 2019_TS_MTI_163161002_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 634.69
5. 2019_TS_MTI_163161002_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 683.47
6. 2019_TS_MTI_163161002_Bab-4_Analisis-Hasil-dan-Pembahasan.pdf 2007.25
7. 2019_TS_MTI_163161002_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 158.58
8. 2019_TS_MTI_163161002_Daftar-Pustaka.pdf 337.07
9. 2019_TS_MTI_163161002_Lampiran.pdf 884.6

P Proses pembelajaran praktik pada sekolah vokasi memiliki peranan penting dalam peningkatan kompetensi mahasiswa. Program pembelajaran praktik yang diterapkan dengan tepat dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa sehingga dapat diterima oleh dunia industri. Penelitian ini bertujuan merancang model pembelajaran praktik berbasis produksi dengan menggunakan pendekatan metode Interpretive Structural Modelling (ISM) dan Soft Systems Methodology (SSM). ISM digunakan untuk mendapatkan faktor-faktor yang berpengaruh dalam pembelajaran praktik berbasis produksi. Pendekatan Soft Systems Methodology (SSM) digunakan untuk menggambarkan sistem yang tersusun dari faktor-faktor pembelajaran praktik berbasis produksi yang didapatkan sebelumnya. Dari penelitian ini didapatkan sembilan faktor yang mempengaruhi pembelajaran praktik berbasis produksi yaitu Pemahaman siswa, Tenaga Pengajar, Mesin dan Perlengkapan, Produk sebagai Media Praktik, Metode Pendampingan, Desain Penilaian, Peran Manajemen dan Kerjasama Industri yang menghasilkan sebuah model pembelajaran praktikyang selanjutnya digunakan untuk merancang model pembelajarannya. Hasil akhir dari penelitian ini adalah didapatkannya sebuah rancangan model pembelajaran praktik berbasis produksi yang dapat diterapkan pada pembelajaran praktik di sekolah vokasi guna meningkatkan kompetensi mahasiswa yang diterima oleh dunia industri.

T The process of practical learning in vocational education has an important role in increasing students competencies. Practical learning programs that are properly implemented can improve the competencies of students, so that they can be accepted by the industrial world. This research aims to find the right model of Production-based Practical Learning can be applied. This research was conducted using the Interpretive Structural Modeling (ISM) and Soft Systems Methodology (SSM). ISM approach is used to analyze the influence factors of Production-based Practical Learning. Soft Systems Methodology (SSM) approach used to describe systems that are composed from the influence factors of the Production-based Practical Learning to be found earlier. From this research, nine factors influence the Production-based Practical Learning were found, which are then used to design the Production-based Learning models: Students Knowledge, Lecturer, Machines and Equipments, Product as Practical Media, Guidance Metode, Students Evaluation Design, Management Role and Industrial Relationship. The final result of this research is a Production-based learning model that can be applied to practical learning in vocational education to improve student`s competencies accepted by the industry.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?