DETAIL KOLEKSI

Penerapan dan pemanfaatan sistem teknologi sidik jari biometrik di lingkungan Departemen Luar Negeri RI


Oleh : Tri Wulandari

Info Katalog

Subyek : Fingerprints - Technology

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2007

Pembimbing 1 : Tjandra Susila

Kata Kunci : biometric technology; computer network, indonesian ministry of foreign affairs, attendance report


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2007_TS_MTE_161040004_Halaman-Judul.pdf 2310.6
2. 2007_TS_MTE_161040004_Lembar-Pengesahan.pdf 337.47
3. 2007_TS_MTE_161040004_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1661.05
4. 2007_TS_MTE_161040004_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 16225.52
5. 2007_TS_MTE_161040004_Bab-3_Sistem-Teknologi-Sidik-Jari-Biometrik.pdf 4694.7
6. 2007_TS_MTE_161040004_Bab-4_Implementasi-Teknologi-Sisik-Jari-Biometrik.pdf 5076.22
7. 2007_TS_MTE_161040004_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 374.67
8. 2007_TS_MTE_161040004_Daftar-Pustaka.pdf 400.31
9. 2007_TS_MTE_161040004_Lampiran.pdf 1228.36

P Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada beberapa tahun terakhir ini, menyempurnakan cara-cara terdahulu yang meliputi cara manual (pengambilan sidik jari dengan menggunakan tinta diatas kartu atau kertas) dan penggunaan password, yang selanjutnya dikembangkan penggunaan sistem digitalisasi yang lebih maju dan modern, yang mana teknologi ini dikenal sebagai biometrik. Sistem teknologi biometrik menggunakan salah satu atau lebih bagian tubuh manusia seperti sidik jari, iris (selaput pelangi), retina (selaput jala), pola wajah atau suara, dan lain-lain untuk proses identifikasi diri, karena bagian tubuh manusia terutama sidik jari mempunyai sifat-sifat khusus, antara lain : unik karena berbeda (tidak sama) untuk setiap manusia walaupun saudara kembar sekalipun, dan tidak pernah berubah kecuali mendapat kecelakaan yang serius, serta dimiliki dan melekat selama seumur hidup. Penerapan sistem teknologi biometrik khususnya identifikasi sidik jari di Iingkungan Departemen Luar Negeri RI dapat menambah tingkat kedisiplinan dan kinerja pegawai, dan ketepatan atau keakuratan data dalam pembuatan laporan absensi, serta efisiensi waktu dalam penyelesaian dan pencetakan laporan sebesar 20,34%.

T The rapid development of technology in the last few years, perfecting the previous methods which include manual methods (taking fingerprints using ink on a card or paper) and the use of passwords, which further developed the use of a more advanced and modern digitization system, which This technology is known as biometrics. Biometric technology systems use one or more parts of the human body such as fingerprints, iris (rainbow membrane), retina (network membrane), facial or voice patterns, and others for the self-identification process, because parts of the human body, especially fingerprints, have unique characteristics. -Special traits, among others: unique because they are different (not the same) for every human being, even though they are twins, and never change unless they have a serious accident, and are owned and attached for a lifetime. The application of biometric technology systems, especially fingerprint identification in the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia, can increase the level of discipline and employee performance, and the accuracy or accuracy of data in preparing attendance reports, as well as time efficiency in completing and printing reports by 20.34%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?