DETAIL KOLEKSI

Pemberian metadon sebagai terapi substitusi ketergantungan opioid dan dampaknya terhadap fungsi kognitif


Oleh : Sahda Alfreda Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1799

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Novia Indriani Sudharma

Subyek : Methadone maintenance--Side effects;Opioid - Related disorders

Kata Kunci : methadone, substitution therapy, opioid dependence, cognitive function

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2021_TA_SKD_030001700103_Halaman-Judul.pdf 14
2. 2021_TA_SKD_030001700103_Pengesahan.pdf 1
3. 2021_TA_SKD_030001700103_Bab-1_Pendahuluan.pdf 2
4. 2021_TA_SKD_030001700103_Bab-2_Tinjauan-Literatur.pdf 13
5. 2021_TA_SKD_030001700103_Bab-3_Pembahasan.pdf -1
6. 2021_TA_SKD_030001700103_Bab-4_Kesimpulan.pdf 2
7. 2021_TA_SKD_030001700103_Daftar-Pustaka.pdf 5
8. 2021_TA_SKD_030001700103_Lampiran.pdf 1

A Angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 2,9% pada tahun2017. Secara umum, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba ini cenderung turundibandingkan tahun sebelumnya, kecuali pada golongan opiat. Untuk golonganopiat sendiri, jenis narkoba yang sering dikonsumsi yaitu tramadol, kodein danheroin. Terjadi kecenderungan lebih tinggi penularan HIV AIDS diantara penggunaheroin dengan jarum suntik. Pada pencandu opiat yang menjalani masapemberhentian penggunaan, didapati penurunanan kemampuan kognitif. Denganterganggunya bagian dari fungsi kognitif ini dapat mempengaruhi kualitas hiduppencandu. Terapi agonis terbukti efisien dalam menurunkan penggunaan opioid,menghambat efek euforia dan craving pada pengguna heroin, sehingga ditetapkanmetadon sebagai gold standard penatalaksanaan substitusi ketergantungan opioid.Metadon juga dapat menurunkan penggunaan obat suntik sehingga dapat mencegahterjadinya penularan HIV. Pada pasien yang diberikan metadon, juga didapatiperbaikan kualitas hidup. Terlepas dari keefektifannya dalam menangani pencanduopioid, beberapa penelitian mendapati bahwa pemberian metadon dapatmenyebabkan efek samping seperti sedasi, depresi pernapasan dan penurunanfungsi kognitif. Sehingga perlu pengawasan ketat dalam pemberian metadon dandititrasi hingga mencapai dosis stabil. Akan tetapi diduga penurunan pada fungsikognitif akan mengalami perbaikan dengan terapi dalam jangka waktu yang lebihpanjang.

T The prevalence of drug abuse in Indonesia reached 2.9% in 2007. Generally,this prevalence rate tends to decrease in comparison to the previous years, exceptfor opiate class. For opiate class, the most consumed drugs are tramadol, codeine,and heroin. There is a higher possibility of HIV transmission among heroin usersvia injection. In opiate abusers, that undergone abstinent rehabilitation showdecrease in cognitive function. This impairment in several cognitive functiondomains will affect patient quality of life. Agonist therapy proved to lowered opioiduse, reduced euphoria effect, dan craving in heroin users effectively, thusmethadone is set to be the gold standard of substitution therapy for opioiddependence. Methadone also decreased injection drug usage which will preventHIV transmission. Patients with methadone also shown improvement in the qualityof life. Apart from its effectiveness in treating patients with opioid dependence,several studies found that methadone prescription could cause adverse effects suchas sedation, respiratory depression, and a decrease in cognitive function. Toovercome these issues, it’s important to monitor patients with methadone therapystrictly and titrate the given methadone dose until the stabile dose is reached.However, impairment in cognitive function is presumed to undergo improvementwith longer-term methadone therapy.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?