DETAIL KOLEKSI

Usulan penjadwalan job mempergunakan Algoritma Genetika dengan Multiple Objectives pada Divisi Tennis Ball di PT. Nassau Sport Indonesia


Oleh : Fitriyana Sari

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2009

Pembimbing 1 : Docki Saraswati

Pembimbing 2 : Nita Puspita

Subyek : Production scheduling

Kata Kunci : job scheduling, genetic algorithm, multiple objectives, PT. Nassau Sport Indonesia


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2009_TA_TI_06303287_Halaman-Judul.pdf 6442.33
2. 2009_TA_TI_06303287_Bab-1.pdf 1660.54
3. 2009_TA_TI_06303287_Bab-2.pdf 14334.78
4. 2009_TA_TI_06303287_Bab-3.pdf 3187.24
5. 2009_TA_TI_06303287_Bab-4.pdf 226513.62
6. 2009_TA_TI_06303287_Bab-5.pdf 16978.91
7. 2009_TA_TI_06303287_Bab-5.pdf 16978.91
8. 2009_TA_TI_06303287_Bab-7.pdf 2835.51
9. 2009_TA_TI_06303287_Bab-8.pdf 374.44
10. 2009_TA_TI_06303287_Daftar-Pustaka.pdf 362.38
11. 2009_TA_TI_06303287_Lampiran.pdf 186215.91

P PT. Nassau Sport Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan berbagai jenis bola untuk olahraga, seperti bola tennis, bola volley, bola sepak, dan bola basket. Penelitian ini difokuskan pada divisi tennis ball dengan strategi produksi yang bersifat make to order dan aliran produksi yang bersifat flowshopDalam penelitian ini stasiun kerja yang diamati berjumlah 14 yang terdiri dari 8stasiun kerja untuk pembuatan inti bola dan 6 stasiun kerja untuk pembentukan bola. Pembuatan covering bola terdiri dari 4 stasiun kerja dan berbahanfelt dengan 2 jenisfelt yang berbeda, yaitu Niddle dan Wooven tidak tennasuk dalam penelitian karena perusahaan memiliki kebijakan untuk selalu membuat persediaan sehingga ketika inti bola telah siap untuk dicover atau dilaminating tidak harus menunggu pembentukan covering bola karena prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama.Permasalahan yang dihadapi PT. Nassau Sport Indonesia adalah kurang efisiennya sistem penjadwalan yang digunakan oleh perusahaan yang hanya didasarkan oleh pengalaman kerja saja.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya suatu perbaikan metode penjadwalan sehingga dapat diperoleh waktu penyelesaian produk (minimasi makespan). Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk penyelesaian permasalahan tersebut adalah pendekatan Algoritma Genetika. Dalam konteks penelitian ini, logikapenjadwalan ditransformasikan dalam algoritma genetika untuk menentukan kombinasiyang optimal untuk menjadwalkan sejumlah order dengan tujuan untuk meminimasi makespan, total flow time, dan idle time. Dengan menggunakan Algoritma Campbell, Dudek, and Smith dan Nawas, Enscore, and Ham yang akan • diperbaiki dengan menggunakan Algoritma Genetika diharapkan dapat menghasilkan suatu jadwal yang lebih optimal yang akan meminimumkan makespan, total flow time, dan idle time secara bersama-sama.Berdasarkan hasil pengolahan data, penjadwalan perusahaan dengan urutanjob 1-2-3-4-5-6-7 menghasilkan nilai makespan sebesar 157400,25 detik, total flowtime sebesar 523750,83 detik, dan idle time sebesar 379650,85 detik. Solusi awal dengan Algoritma Campbell, Dudek, and Smith menghasilkan urutan 3-5-2-1-6-4-7, makespan 156527,45detik, totalflow time 466479,37 detik, dan idle time sebesar 379650,85 detik. Solusi awal dengan Algoritma Nawaz, Enscore, and Ham menghasilkan urutan 7-1-5-4-6-2-3, makespan 147041,68 detik, total flow time 655170,35 detik, dan idle time sebesar 351548,03 detik.Solusi perbaikan dengan Algoritma Genetika menghasilkan urutanjob 3-5-2-6-1-4-7 dengan nilai makespan sebesar 155075,01 detik, totalflow time 462794,49 detik, dan idle time sebesar 372787,38 detik. Jika dibandingkan dengan penjadwalan perusahaan terjadipenurunan makespan sebesar 1,48 %, totalflow time sebesar 11,64% dan idle time sebesar 1,81 %. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Algoritma Genetika cukup baik untuk diterapkan pada PT. Nassau Sport Indonesia. Perancangan Program dibuat menggunakan program delphi 7 dengan database paradox. Program tersebut divalidasi dengan membandingkan hasil output program dengan perhitungan manual. Program dinyatakan valid karena hasil output program sama dengan hasil perhitungan manual.

P PT. Nassau Sport Indonesia is one of the companies that produce various balls for sport such as: tennis bail, voHey bail, soccer bail, arid basket ball. Tnis research focused on tennis ball division which is having a make to order production strategy, and flowshop production flow.This research contains fourteen work station consists of eight work station core ballproduction and six work station ball production. The ball covering production which consists of four work station is not include to this research because of company's policy that always make stocks so that when the ball core ready to be covered, it don't have to wait the ball covering because the process took long time.PT, Nassau Sport Indonesia cOPfront the lack of scheduling system efficiencyissues, because the company only use a scheduling system based only on their work expenence.Improvement in scheduling method to minimize makespan is needed to overcomethis. This research is using Genetic Algorithm approach to fix that issue, scheduling logic was transform into genetic algorithm to determine the optimum combination for scheduling some order based on minimizing makespan, flow time total, and idle time. Using the Campbell, Dudek, and Smith Algorithm and Nawas, Enscore. and Ham Algorithm which will be improved by the Genetic Algorithm approach, an optimal schedule which can be minimize makespan, flow time total, and idle time can be expected.Based on the result of data processing, company scheduling with job sequence 1-2- 3-4-5-6-7 produce makespan value of 157400,25 second, flow time total of 523750,83 second, and idle time of •379650,85 second. First solution with Campbell, Dudek, and Smith Algorithm produce job sequence 3-5-2-1-6•4-7, makespan 156527,45 second, flow time total466479,37 second, an.d idle time 379650,85 seqond. First solution with Nawaz, Enscore, and Ham Algorithm produce job sequence 7-1-5 4-6-2-3, makespan 147041,68 second, flow time total 655170,35 second, and idle time 351548,03 second.Best Solution -with Genetic Algoritiliu produce job sequence 3-5-2-6-1-4-7 wit'l makespan value of 155075,01 second, flow time total of 462794,49 second, and idle time of 372787,38 second. If compared with the company schedule, the makespan decreasingly by 1,48 %, flow time total decreasingly by 11,64%, and idle time decreasingly by 1,81 %. Based on the result, it can be concluded that Genetic Algorithm is good to be implement at PT. Nassau Sport Indonesia. The program design is made by using delphi 7 with paradox database. The program is validated by comparing the program output result with the manual calculation against the same ordering data. The program is considered to be valid because the program output result is equal with the manual calculation result .

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?