DETAIL KOLEKSI

Identifikasi bakteri pada mukosa mulut perokok yang menyikat gigi setelah bangun tidur pagi dan sesudah sarapan


Oleh : Mayang Aulia Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : 571 MAY i

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2011

Pembimbing 1 : Alfred Pakpahan

Subyek : Mouth - Bacteria

Kata Kunci : time to brush teeth, smoke, microorganisms


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2011_TA_KG_04005127_Halaman-judul.pdf 3121.04
2. 2011_TA_KG_04005127_Lembar-pengesahan.pdf 751.92
3. 2011_TA_KG_04005127_Bab-1-Pendahuluan.pdf 1846.36
4. 2011_TA_KG_04005127_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf 6360.09
5. 2011_TA_KG_04005127_Bab-3-Kerangka-konsep-dan-hipotesis.pdf 1079.44
6. 2011_TA_KG_04005127_Bab-4-Metode-penelitian.pdf 2598.92
7. 2011_TA_KG_04005127_Bab-5-Hasil-penelitian.pdf 3350.25
8. 2011_TA_KG_04005127_Bab-6-Pembahasan.pdf 1596.67
9. 2011_TA_KG_04005127_Bab-7-Kesimpulan-dan-saran.pdf 1069.1
10. 2011_TA_KG_04005127_Daftar-pustaka.pdf 1158.88
11. 2011_TA_KG_04005127_Lampiran.pdf 2819.36

M Merokok merupakan kebiasaan yang sering ditemukan di kalangan masyarakat, baik dari kalangan bawah, menengah maupun di kalangan atas. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan jumlah jenis mikroorganisme pada perokok yang menyikat gigi setelah bangun tidur dan sesudah sarapan pagi pada 15 petugas keamanan di kawasan perumahan tertentu. Partisipasi pada subjek penelitian adalah sukarela, dan subjek penelitian menandatangani inform consent sebelum pengambilan sampel. Sampel diambil sebanyak 2 kali pada hari yang sama dan di ulang pada hari berikutnya. Pengambilan sampel dari subjek penelitian dengan cara men-swab dengan menggunakan cotton bud steril pada bagian gingiva palatal dan interdental dari kanan ke kiri kemudian dimasukkan ke dalam tabung yang berisi thioglycolate. Hasil swab dibiakkan dengan cara menggoreskan swab tersebut pada media padat agar darah dan agar coklat. Selanjutnya dilakukan pewarnaan gram untuk dapat mengetahui jenis kuman yang ada. Dari hasil pengamatan diperoleh sejumlah mikroorganisme pada perokok, yaitu Klebsiella, Streptococcus alfa, Streptococcus beta, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus albus. Hasil uji-T menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara perokok yang menggosok gigi setelah bangun tidur dan sesudah sarapan karena hasil uji T menunjukkan ( Langkah A) p = 0.203 > 0.05 dan (langkah B) p = 0.374 > 0.05. Akan tetapi bila di lihat secara grafik terlihat perbedaan yang mencolok pada langkah A terdapat kenaikan jumlah bakteri bakteri Staphylococcus Albus dan langkah B teijadi peningkatan hanya pada beberapa terutama pada bakteri Streptococcus (3 dan penumnan jumlah pada bakteri lainnya. Penurunan jumlah pada langkah B mungkin disebabkan oleh zat anti mikrobial yang terdapat dalam pasta gigi. Oleh sebab itu, disarankan untuk menyikat gigi sesudah sarapan, karena celah-celah interdental lebih bersih dari sisa-sisa makanan dibandingkan menyikat gigi setelah bangun tidur.

S Smoking is a habit that is often found among the people, from the lower to the higher society. This study was conducted to determine different types of oral microorganisms of the smokers who brush their teeth after waking up and after breakfast. The objects are 15 security personnel who voluntarily join in the research and signed the informed consent letter prior to sampling. Samples were taken wice on the same day and repeated one day after. The sampling technique was done using a sterile cotton bud to palatal gingiva and interdental from right to left and then the swab inserted into a cube containing thioglycolate. The swab were bred by streaking the swab on the blood and brown agar. Gram staining is then performed to identify the types of microorganisms. From the observations we found 5 microorganisms from oral mucosa of the smokers, there were Klebsiella, Streptococcus alfa, Streptococcus beta, Staphylococcus aureus, and Staphylococcus albus. The T-test results shows there is no significant differences between step A and step B, p = 0203> 0.05 (step A) and p = 0374> 0.05 (step B). However at the graphic seem few difference peaks. At the step A, there is increasing number of Staphylococcus Albus and step B the increasing is Streptococcus (3 bacteria with decreasing number of other bacteria. The decreasing at the step B may be caused by anti-microbial of the toothpaste. Therefore, we advise to brush the teeth after breakfast, because the interdental space is cleaner from the food debris.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?