DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan pada proses produksi item produk sari roti isi coklat dengan metode lean six sigma di PT.Nippon Indosari Corpindo

5.0


Oleh : Firstian Ruliandy Putra

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2010

Pembimbing 1 : Johnson Saragih

Pembimbing 2 : Iveline Anne Marie

Subyek : Production control;Six sigma (Quality control standard)

Kata Kunci : sari roti chocolate filled, lean six sigma, defect per million opportunities (dpmo), process cycle e


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2010_TA_STI_06305186_Halaman-Judul.pdf 9262.62
2. 2010_TA_STI_06305186_Lembar-Pengesahan.pdf 1426.86
3. 2010_TA_STI_06305186_Bab-1_Pendahuluan.pdf 2876.17
4. 2010_TA_STI_06305186_Bab--2_Landasan-Teori.pdf 18655.56
5. 2010_TA_STI_06305186_Bab--3_Metodologi-Penelitian.pdf 3533.53
6. 2010_TA_STI_06305186_Bab--4_Pengumpulan-Data.pdf 14679.88
7. 2010_TA_STI_06305186_Bab--5_Pengolaha-Data-dan-Analisis-Hasil.pdf 21590.1
8. 2010_TA_STI_06305186_Bab--6_Usulan-Perbaikan-dan-Implementasi.pdf 13686.54
9. 2010_TA_STI_06305186_Daftar-Pustaka.pdf 1048.8
10. 2010_TA_STI_06305186_Lampiran.pdf 43348.77

P PT. Nippon Indosari Corpindo (NIC) adalah perusahaan pelopor dan pemimpin dalam produksi dan disribusi roti di Indonesia. Perusahaan merasa perlu melakukan perbaikan kualitas produksi barang yang dihasilkannya dan juga meningkatkan efesiensi waktu produksinya sehingga diharapkan dapat memperoleh peningkatan daya saing dan keuntungan bagi perusahaan. Berdasarkan data historis perusahaan, diketahui bahwa persentase cacat pada proses produksi Item Sari Roti Isi Coklat masih terbilang tinggi. Tujuan penelitian adalah mengurangi persentase cacat dan mengurangi waktu kegiatan produksi yang tidak bernilai tambah pada proses produksi Item Produk Sari Roti Isi Coklat dengan menggunakan metode Lean Six Sigma Penelitian diawali dari tahap Define dengan pemilihan dari 3 jenis produk, yaitu roti jenis white bread, roti jenis sweet bread, dan chiffon pandan. Dari data historis diperoleh bahwa roti dengan jenis sweet bread adalah jenis produk yang memiliki jumlah produksi tertinggi, dan Item Produk Sari Roti Isi Coklat yang dipilih sebagai objek penelitian. Diketahui persentase cacat untuk Item Produk Sari Roti Isi Coklat adalah 0.33% berdasarkan data historis dari bulan Januari — Maret 2010, khususnya pada bagian make up, oven, dan depanning. Berdasarkan tahap Measure diperoleh bahwa perusahaan saat ini memiliki Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 87.59% dan Process Velocity sebesar 1.51 tahap/jam. Sedangkan nilai Defect Per Million Opportuniy (DPMO) perusahaan saat ini adalah 94600 dan tingkat sigma sebesar 2.81 sigma. Dari tahap Analyze diketahui bahwa penyebab untuk cacat 'bocor adalah kurangnya pemakaian dusting pada adonan, sedangkan untuk cacat gosong disebabkan oleh belum optimalnya setting mesin pada mesin oven, dan untuk carat penyok disebabkan beban panas pada tangan yang dialami oleh operator pada pro:;es depanning. Oleh karena itu, pada tahap Improve dilakukan usulan perancangan alat bantu untuk mengurangi cacat bocor dan mempercepat proses produksi pada proses make up, untuk cacat gosong dilakukan usulan setting mesin optimum (percobaan DOE 22) dan dari hasil percobaan didapatkan suhu oven 190°C dengan kecepatan conveyor 40 rpm, dan untuk mengurangi cacat penyok pada proses depanning, dilakukan penambahan sarung tangan untuk operator dan pembuatan Standard Operation Procedure (SOP). Setelah dilakukan perbaikan, diperoleh hasil peningkatan Process Cycle Efficiency (PCE) menjadi 88.27%, proses velocity menjadi 3.87 tahap/jam, nilai DPMO menjadi 77900, dan tingkat sigma menjadi 2.92.

P PT. Nippon Indosari Corpindo (NIC) is a pioneer and leader in bread production and distribution in Indonesia. The company feels the need to improve the quality of the production of the goods it produces and also increase the efficiency of its production time so that it is expected to gain increased competitiveness and profits for the company. Based on the company's historical data, it is known that the percentage of defects in the production process of the Chocolate Filled Sari Items is still relatively high. The purpose of the research is to reduce the percentage of defects and reduce the time of production activities that are not value added in the production process of Chocolate Filled Sari Product Items using the Lean Six Sigma method. sweet bread, and pandan chiffon. From historical data, it is found that sweet bread is the type of product that has the highest production amount, and the Chocolate Stuffed Sari Product Item was chosen as the object of research. It is known that the percentage of defects for the Chocolate Stuffed Sari Roti Product Item is 0.33% based on historical data from January — March 2010, especially in the make up, oven, and depanning sections. Based on the Measure stage, it is found that the company currently has a Process Cycle Efficiency (PCE) of 87.59% and a Process Velocity of 1.51 stages/hour. Meanwhile, the company's current Defect Per Million Opportunity (DPMO) is 94600 and the sigma level is 2.81 sigma. From the Analyze stage, it is known that the cause for the leaking defect is the lack of dusting on the dough, while for the burnt defect it is caused by the engine setting on the oven not being optimal, and for carat dents due to the heat load on the hands experienced by the operator on pro:;es depanning . Therefore, at the Improve stage, a proposal for the design of tools is made to reduce leaking defects and speed up the production process in the make-up process, for charred defects, an optimum engine setting is proposed (DOE 22 experiment) and from the experimental results, the oven temperature is 190°C with a speed of 40 rpm conveyor, and to reduce dent defects in the depanning process, additional gloves for operators were added and Standard Operation Procedure (SOP) was made. After the repairs were made, the results obtained were an increase in Process Cycle Efficiency (PCE) to 88.27%, process velocity to 3.87 steps/hour, DPMO value to 77900, and sigma level to 2.92.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?