DETAIL KOLEKSI

Karakteristik nano silver kitosan kumbang tanduk terhadap stres oksidatif fibroblas


Oleh : Nur Khasanah

Info Katalog

Nomor Panggil : 611.018 NUR k

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Del Afriadi Bustami

Pembimbing 2 : Komariah

Subyek : Medicinal plants;Herbs - Therapeutic use;Dentistry

Kata Kunci : fibroblasts, oxidative stress, nano silver, horn beetle chitosan, antioxidantactivity


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_KG_040001600109_Halaman-Judul.pdf 1486.7
2. 2022_TA_KG_040001600109_Lembar-Pengesahan.pdf 1349.39
3. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-1_Pendahuluan.pdf 498.9
4. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 953.42
5. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-3_Kerangka-Teori,Kerangka-Konsep,-Hipotesis.pdf 549.41
6. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 1127.39
7. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 1166.73
8. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-6_Pembahasan.pdf 344.72
9. 2022_TA_KG_040001600109_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 232.65
10. 2022_TA_KG_040001600109_Daftar-Pustaka.pdf 828.92
11. 2022_TA_KG_040001600109_Daftar-Lampiran.pdf 2406.38

L Latar belakang: Selama proses penyembuhan luka terjadi peningkatan produksi ROS yang dihasilkan oleh sel-sel inflamasi yang akan mempengaruhi fibroblas, jumlah ROS yang meningkat akan menyebabkan stress oksidatif sehingga terjadi kerusakan dan apoptosis fibroblas yang menyebabkan proses penyembuhan luka terganggu. Nano silver merupakan suatu senyawa yang tidak hanya berperan sebagai antimikroba maupun antiinflamasi serta menurunkan stress oksidatif sel, namun nano silver bersifat toksik sehingga diperlukan bahan capping agent untuk menurunkan toksisitas dan meningkatkan stabilitas seperti kitosan kumbang tanduk (Xylotrupes gideon). Tujuan: Mengetahui aktivitas antioksidan dan karakteristik partikel serta pengaruh NsKKt terhadap viabilitas dan proliferasi fibroblas. Metode: Penelitian ini terbagi menjadi delapan kelompok, yang terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok yang diberikan perlakuan nano silver kitosan kumbang tanduk dengan konsentrasi 200ppm, 150ppm, 100ppm, 50ppm, 25ppm. Aktivitas antioksidan di uji dengan metode 2,2-difenil-1pikrilhidrazil (DPPH), uji karakteristik partikel dilakukan dengan particle size analyzer (PSA), sedangkan uji viabilitas dan proliferasi dengan CCK-8 pada panjang gelombang 517nm. Hasil: Aktivitas antioksidan NsKKt dengan IC50 181,93 μg/mL dan memiliki karakteristik yang masuk dalam kriteria nano partikel. Perlakuan NsKKt 25ppm memiliki kemampuan lebih baik dalam meningkatkan viabilitas dan proliferasi fibroblas dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif maupun kontrol positif, meskipun tidak berbeda secara signifikan. Kesimpulan: NsKKt memiliki karakteristik partikel yang baik dengan aktivitas antioksidan bersifat lemah mampu meningkatkan viabilitas dan proliferasi pada konsentrasi NsKKt 25 ppm.

B Background: During the wound healing process there is an increase in the production of ROS produced by inflammatory cells which will affect fibroblasts, the increased number of ROS will cause oxidative stress resulting in damage and apoptosis of fibroblasts which causes the wound healing process to be disrupted. Nano silver is a compound that not only acts as antimicrobial and anti-inflammatory and reduces cell oxidative stress, capping agent is needed to reduce toxicity and increase stability, such as horn beetle chitosan (Xylotrupes gideon) because nano silver toxicity. Objective: To determine the antioxidant activity and particle characteristics and the effect of NsKKt on the viability and proliferation of fibroblasts.Methods: This study was divided into eight groups, consisting of a control group and a group given the horn beetle nano silver chitosan treatment with concentrations of 200ppm, 150ppm, 100ppm, 50ppm, 25ppm. Antioxidant activity was tested using the 2,2-diphenyl-1picrylhydrazyl (DPPH), particle characteristics were tested using a particle size analyzer (PSA),while viability and proliferation were tested with CCK-8 at a wavelength of 517nm.Results: Antioxidant activity of NsKKt with IC50 181.93 g/mL and has characteristics that are included in the criteria for nanoparticles. The 25ppm NsKKt treatment had a better ability to increase the viability and proliferation of fibroblasts compared to the negative and positive control groups, although they were not significantly different.Conclusion: NsKKt has good particle characteristics with weak antioxidant activity which can increase viability and proliferation at a concentration of 25 ppm NsKKt.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?