DETAIL KOLEKSI

Gambaran distribusi tumpatan semen ionomer kaca pada gigi permanen di puskesmas karang pule : Studi pada Kota Mataram NTB tahun 2016-2020


Oleh : Siti Rofilah Sandaeng

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.634 2 SIT g

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Hj. Juanita Amaludin G

Pembimbing 2 : Taufiq Ariwibowo

Subyek : Conservative dentistry

Kata Kunci : glass ionomer cement, filling, Karang Pule Health Center.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_KG_040001800128_Halaman-Judul.pdf 931.59
2. 2022_TA_KG_040001800128_Lembar-Pengesahan.pdf 1047.41
3. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-1_Pendahuluan.pdf 444.09
4. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1739.54
5. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-3_Kerangka-Teori.pdf 266.61
6. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 503.86
7. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 289.02
8. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-6_Pembahasan.pdf 448.18
9. 2022_TA_KG_040001800128_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 154.26
10. 2022_TA_KG_040001800128_Daftar-Pustaka.pdf 619.5
11. 2022_TA_KG_040001800128_Lampiran.pdf 3540.88

K Kesehatan merupakan faktor yang paling penting dalamkeberlangsungan hidup manusia. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian darikesehatan secara keseluruhan. Karies merupakan masalah gigi dan mulut yangpaling sering terjadi. Perawatan untuk gigi yang telah mengalami karies salahsatunya dengan cara ditumpat. Bahan tumpatan saat ini berbagai macam, contohnyasemen ionomer kaca (SIK). Di Puskesmas Karang Pule yang terletak di KotaMataram, NTB, SIK merupakan bahan tumpatan yang digunakan dokter gigi untukperawatan gigi karies. Tujuan: Untuk mengetahui distribusi bahan tumpatanSemen Ionomer Kaca pada gigi permanen di Puskesmas Karang Pule KotaMataram, NTB pada tahun 2016-2020. Metode: Penelitian deskriptif analisisdengan rancangan cross sectional. Penelitian ini mengambil sampel dari data rekammedis pasien yang ditumpat dengan SIK di Puskesmas Karang Pule Kota Mataramperiode Januari 2016 hingga Desember 2020. Hasil: Didapatkan penggunaan SIKsebanyak 628 pasien dan dikategorikan berdasarkan tahun penumpatan, usia, jeniskelamin, dan regio penumpatan. Kesimpulan: Berdasarkan tahun penumpatanmenunjukan pada tahun 2017 merupakan frekuensi terbanyak dilakukannyapenumpatan dengan SIK, yaitu sebanyak 193 pasien (30,7%), sedangkan padatahun 2020 merupakan frekuensi paling sedikit, yaitu sebanyak 17 pasien (2,7%).Berdasarkan kelompok usia, SIK paling banyak pada pasien usia 26-35 tahun(dewasa), yaitu sebanyak 202 pasien (32,2%) dan paling jarang dilakukan di pasienusia 56-65 tahun keatas. Perawatan SIK banyak dilakukan pada pasien perempuandibandingkan laki-laki. Regio posterior rahang bawah merupakan regio gigi yangpaling banyak mendapatkan perawatan menggunakan SIK.

H Health is the most important factor in human survival. Dental andoral health is part of overall health. Caries is a disease most commonly found in theoral cavity so that is the main problem of oral health. Dental caries should be takencare of by filling. Nowadays have been found filling materials for caries in exampleglass ionomer cement (GIC). At Karang Pule Health Center located in MataramCity, GIC is the preferred material often chosen by dentists for caries. Objective:To know about the use of GIC as restoration material in Karang Pule Health Centerlocated in Mataram, NTB in 2016-2020. Method: This research is a descriptiveretrospective research using the cross sectional approach by taking the medicalrecords of patients in Karang Pule Health Center whom were given GIC as thefilling material. Result: There were 628 patients using GIC and categorized basedon the year of fillng, age,sex, region of feeling and the period of teeth in eachpatient. Conclusion: Based on the year of filled, it shows that 2017 was the highestfrequency of fillings with GIC, which was 193 patients (30.7%), while in 2020 itwas the least frequency, which was 17 patients (2.7%). GIC is most widely used inpatients aged 26-35 years (adults), as many as 202 patients (32.2%) and the least isdone in patients aged 56-65 years and over. GIC treatment is more often acceptedby female patients than male patients. The mandibular posterior region of the teethis the region most filled by GIC.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?