DETAIL KOLEKSI

Porositas dan degradabillitas membran komposit polivinil alkohol-kolagen-hidroksiapatit untuk rekayasa jaringan lunak dan keras


Oleh : Annisa Tri Handayani

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 ANN p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Yessy Ariesanti

Subyek : Oral Surgery;Alveolar ridge augmentation

Kata Kunci : alveolar ridge preservation (ARP), PVA-collagen-HA composite membrane, porosity, degradability


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_KG_040001800017_Halaman-Judul.pdf 1373.28
2. 2022_TA_KG_040001800017_Lembar-Pengesahan.pdf 307.83
3. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-1_Pendahuluan.pdf 346.41
4. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 796.72
5. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-3_Kerangka-Teori,-Kerangka-Konsep,-dan-Hipotesis.pdf 254.75
6. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-4_Metode-Penellitian.pdf 684.29
7. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 699.82
8. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-6_Pembahasan.pdf 347.38
9. 2022_TA_KG_040001800017_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 133.08
10. 2022_TA_KG_040001800017_Daftar-Pustaka.pdf 524.42
11. 2022_TA_KG_040001800017_Lampiran.pdf 2113.93

L Latar belakang: Penggunaan membran barrier merupakan salah satu metode alveolar ridge preservation (ARP) yang dapat mencegah resorpsi tulang alveolar setelah pencabutan gigi dan sebelum pemasangan implan gigi. Sifat fisik suatu membran barrier yang ideal diantaranya adalah porositas dan degradabilitasyang ideal. Membran barrier dapat berasal dari bahan alami dan sintetik, salah satu bahan alami yang dapat diolah menjadi membran barrier adalah sisik ikan kakap putih (Lates calcarifer) menjadi Membran Komposit Polivinil Alkohols (PVA) – Kolagen – Hidroksiapatit (HA). Tujuan: Untuk mengetahui ukuran porositas dan degradabilitas yang ideal pada Membran Komposit Polivinil Alkohol – Kolagen – Hidroksiapatit. Metode: Membran Komposit PVA-Kolagen-HA terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu 0 kGy, 15 kGy, dan 25 kgy. Setiap kelompok diuji porositas menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) dan dianalisis menggunakan software ImageJ. Pada uji degradabilitas, setiap kelompok direndam menggunakan larutan phosphate buffer saline (PBS) dengan suhu 37°C dan diobservasi dengan interval waktu 7, 14, 21, dan 28 hari. Setiap kelompok ditimbang dan dihitung menggunakan rumus berat rasio. Hasil: Ukuran porositas pada setiap kelompok menunjukan ukuran mikroporus (≤10 μm). Pada uji one-way Analysis of Variance (ANOVA) untuk uji degradabilitas menunjukkan hasil yang signifikan (p<0,05). Hasil uji post-hoc Tukey menunjukan adanya perbedaan bermakna (p<0,05) pada kelompok 0 kGy dengan 15 kGy interval hari ke-7. Kesimpulan: Membran Komposit PVA-Kolagen-HA memiliki porositas dan degradabilitas yang ideal sebagai GBR dan GTR.

B Background: The use of a barrier membrane is one of the alveolar ridge preservation (ARP) methods that can prevent alveolar bone resorption after tooth extraction and before dental implant placement. The physical properties of an ideal barrier membrane include porosity and degradability. Membrane barrier can be derived from natural and synthetic materials, one of the natural ingredients that can be processed into a barrier membrane is Barramundi (Lates calcarifer) scales into Polyvinyl Alcohol (PVA) – Collagen – Hydroxyapatite (HA) Composite Membrane. Objective: To determine the ideal size of porosity and degradability of PVA-Collagen-HA Composite Membrane. Method: PVA-Collagen-HA Composite Membrane were divided into three groups, namely 0 kGy, 15 kGy, and 25 kGy. Each group was tested for porosity using a Scanning Electron Microscope (SEM) and analyzed using ImageJ. In the degradability test, each group was immersed in phosphate buffered saline (PBS) at 37°C and observed at intervals of 7, 14, 21, and 28 days. Each group was weighed and calculated using the weight ratio formula. Result: The size of the porosity in each group shows the size of the micropores (≤10 μm). The one-way Analysis of Variance (ANOVA) test for degradability test showed significant results (p<0.05). Tukey's post-hoc test results showed a significant difference (p<0.05) in the 0 kGy group on the 7th day of interval with 15 kGy on the 7th day. Conclusion: PVA-Collagen-HA Composite Membrane has ideal porosity and degradability as guided bone and tissue regeneration.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?