DETAIL KOLEKSI

Analisis pengaruh kolaborasi financial technology: peer to peer lending pada kinerja bank komersil


Oleh : Vica Gracelia Mongan

Info Katalog

Nomor Panggil : 023001801053

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2022

Pembimbing 1 : Deni Darmawati

Subyek : Finance companies - Management;Banks and Banking - Management

Kata Kunci : bank performance, financial inclusion, financial technology, peer to peer lending


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2022_TA_SAK_023001801053_Halaman-Judul.pdf 740.17
2. 2022_TA_SAK_023001801053_Lembar-Pengesahan.pdf 768.51
3. 2022_TA_SAK_023001801053_Bab-1-Pendahuluan.pdf 644.13
4. 2022_TA_SAK_023001801053_Bab-2-Tinjauan-Pustaka.pdf 904.39
5. 2022_TA_SAK_023001801053_Bab-3-Metodologi-Penelitian.pdf 757.37
6. 2022_TA_SAK_023001801053_Bab-4-Analisis-dan-Pembahasan.pdf 685.73
7. 2022_TA_SAK_023001801053_Bab-5-Kesimpulan.pdf 674.53
8. 2022_TA_SAK_023001801053_Daftar-Pustaka.pdf 598.82
9. 2022_TA_SAK_023001801053_Lampiran.pdf 888.28

D Dalam meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat yang unbankable, Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan arahan kerjasama antara industri perbankan dan penyedia financial technology dalam rangka memberikan solusi keuangan untuk diterapkan kepada warga yang membutuhkan dana sehingga hasil yang diperoleh lebih efisien jika dibandingkan dengan penyaluran kredit oleh masing-masing lembaga. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan literasi dan digitalisasi keuangan bagi masyarakat yang ingin membangun bisnis yang mampu bertahan di tengah kondisi sulit seperti pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja bank umum sebelum dan sebelum melakukan kerjasama financial technology: peer to peer lending dengan periode penelitian 2017-2020. Kinerja bank diukur dengan menggunakan variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Interest Margin (NIM), Return on Assets (ROA) dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif yang membandingkan kinerja bank sebelum (2017-2018) dan sebelum (2019-2020) yang dikerjasamakan dengan financial technology. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja bank umum sebelum dan sesudah menjalin kerjasama dengan financial technology

I In increasing financial inclusion for the unbankable people, the Government through Otoritas Jasa Keuangan (OJK) has given instructions for collaboration between the banking industry and financial technology providers in order to provide financial solutions to implement to citizens who need funds so that the results obtained are more efficient when compared to channeling credit by each institution. This collaboration is also expected to increase financial literacy and digitalization for people who want to build a business that can survive in the midst of difficult conditions such as the Covid-19 pandemic. The purpose of this study was to compare the performance of commercial banks before and before collaborating with financial technology: peer to peer lending with the 2017-2020 research period. Bank performance is measured using the variables Capital Adequacy Ratio (CAR), Non- Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Interest Margin (NIM), Return on Assets and Operating Expense Operating Income (BOPO). This research is a comparative descriptive study that compares the performance of banks before (2017-2018) and before (2019-2020) in collaboration with financial technology. The results of this study indicate that there is no difference in the performance of commercial banks before and after cooperating with financial technology

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?