DETAIL KOLEKSI

Pengaruh campuran nano kitosan dan nano kalsium xylotrupes gideon terhadap kekerasan email gigi : Kajian terhadap paparan larutan asam asetat


Oleh : Parcelia Wardani

Info Katalog

Nomor Panggil : 611 PAR p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Bambang S. Trenggono

Pembimbing 2 : Komariah

Subyek : Dentistry;Teeth - Anatomy

Kata Kunci : nano chitosan, nano calcium, horn beetle (xylotrupes gideon), hardness of the tooth email


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KG_040001400121_Halaman-judul.pdf 3718.19
2. 2018_TA_KG_040001400121_Lembar-pengesahan.pdf 1175.53
3. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-1-Pendahuluan.pdf 1928.76
4. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf 3105.54
5. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-3-Kerangka-teori,-konsep,-dan-hipotesis.pdf 1598.91
6. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-4-Metode-penelitian.pdf 3220.22
7. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-5-Hasil-penelitian.pdf 2949.12
8. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-6-Pembahasan.pdf 2110.92
9. 2018_TA_KG_040001400121_Bab-7-Kesimpulan-dan-saran.pdf 852.36
10. 2018_TA_KG_040001400121_Daftar-pustaka.pdf 1965.67
11. 2018_TA_KG_040001400121_Lampiran.pdf 10275.48

A Asam asetat meaipakan salah satu asam yang dikonsumsi oleh masyarakat. Pada email gigi, asam asetat dapat menyebabkan proses demineralisasi. Untuk menurunkan proses demineralisasi, kitosan adalah salah satu bahan alam yang dapat mempengaruhi kondisi asam dalam rongga mulut. Kitosan dapat ditemukan dalam kumbang tanduk (Xylotrupes gideon). Kumbang tanduk (Xylotrupes gideon) diketahui merugikan manusia Akan tetapi dapat dimanfaatkan oleh manusia dengan mengolah menjadi kitosan dan kalsium dalam bentuk nano partikel. Penelitian eksperimental (in vitro) ini, bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran nano kitosan dan nano kalsium Xylotrupes gideon terhadap kekerasan email gigi. Penelitian ini menggunakan sampel gigi premolar 1 rahang atas dengan jumlah 36 gigi, disimpan setelah perawatan ortodonti yang membutuhkan ekstraksi dari pasien dengan usia 14- 18 tahun. Kemudian dibagi 4 kelompok, yaitu AO sebagai kontrol negatif (saliva artifisial), A1 sebagai kontrol positif (saliva artifisial dan perlakuan menggunakan larutan asam asetat), A2 dengan pretreatment nano kitosan dan perlakuan seperti kelompok Al, dan A3 dengan pretreatment campuran nano kitosan dan nano kalsium dan perlakuan seperti kelompok Al. Pada kelompok A2 dan A3 dibagi menjadi 3 subkelompok dengan kadar 4000 ppm, 6000 ppm, dan 8000 ppm. Kekerasan email gigi diukur sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan selama 7 hari, dengan menggunakan uji Vickers Hardness. Hasil uji One-way Anova menunjukkan adanya perbedaan yang nyata (p<0.05) pada kelompok kontrol positif dan kontrol negatif dengan kelompok yang diberikan pretreatment nano kitosan dan campuran nano kitosan dan nano kalsium. Campuran nano kitosan dan nano kalsium terdapat kenaikan selisih rerata kekerasan email gigi sebesar 43,11% dibandingkan dengan kelompok nano kitosan. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nano kalsium pada nano kitosan mampu meningkatkan kekerasan email gigi lebih besar dibandingkan dengan hanya diberikan nano kitosan.

A Acetic acid is one of the acids consumed by society. In tooth enamel, acetic acid can cause demineralization process. To reduce the process of demineralization, chitosan is one of the natural ingredient that can affect the acid conditions in the oral cavity. Chitosan can be found in the horn beetle (Xylotrupes gideon). The horn beetle (Xylotrupes gideon) is known to disadvantageous human beings. But can be utilized by humans by processing into chitosan and calcium in the form of nano particles. This experimental research (in vitro), aims to determine the effect of nano chitosan and nano calcium Xylotrupes gideon mixture on hardness of tooth enamel. This study used the maxillary 1st premolar tooth sample with 36 teeth, stored after orthodontic treatment requiring the extraction of patients aged 14-18 years. Then divided into 4 groups, AO as negative control (artificial saliva), A1 as positive control (artificial saliva and treatment using acetic acid solution), A2 with pretreatment of nano chitosan and treatment like group Al, and A3 with pretreatment application of nano chitosan and nano calcium mixture and treatments such as group Al. In groups A2 and A3 are divided into 3 subgroups with 4000 ppm, 6000 ppm, and 8000 ppm. Hardness of tooth enamel was measured before and after treatment for 7 days, using the Vickers Hardness test. One-way Anova test results showed a significant difference (p <0.05) between positive control group and negative control with the group given pretreatment nano chitosan and nano chitosan and nano calcium mixture. Nano chitosan and nano calcium mixture was found to increase the mean difference of tooth enamel hardness by 43.11% compared to nano chitosan group. In the results showed that the addition of nano calcium in nano chitosan able to increase hardness of tooth enamel than just given nano chitosan.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?