DETAIL KOLEKSI

Hubungan kerja sama antara Kantor Imigrasi kelas I Jakarta Pusat dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dalam penanganan tindak pidana keimigrasian (Studi Kasus penangkapan pelaku pemalsuan visa Amerika Serikat oleh warga negara asing asal India di Jakarta Pusat)


Oleh : Mercy Hawa Tri

Info Katalog

Nomor Panggil : 2018/II/060

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Tri Sulistyowati

Subyek : Emigration and immigration law

Kata Kunci : country citizenship law and immigration law, visa counterfeiting, foreign nationals (foreigners)


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_HK_010001400256_Halaman-Judul.pdf 1276.49
2. 2018_TA_HK_010001400256_Lembar-Pengesahan.pdf 1866.66
3. 2018_TA_HK_010001400256_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1301.22
4. 2018_TA_HK_010001400256_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1302.81
5. 2018_TA_HK_010001400256_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf 1340.55
6. 2018_TA_HK_010001400256_Bab-4_Pembahasan.pdf 1398.12
7. 2018_TA_HK_010001400256_Bab-5-Penutup.pdf 1160.7
8. 2018_TA_HK_010001400256_Daftar-Pustaka.pdf 1141.73
9. 2018_TA_HK_010001400256_Lampiran.pdf 2260.01

K Kasus pemalsuan visa Amerika Serikat oleh 5 (lima) WNA asal India yang terjadi di wilayah RI diselesaikan berdasarkan Pasal 6 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang memanfaatkan hubungan kerja sama antara Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana terjadinya pemalsuan visa Amerika Serikat (AS) oleh WNA asal India di Jakarta, apakah kewenangan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat dalam penanganan kasus pemalsuan visa tersebut, dan bagaimana bentuk hubungan kerja sama antara Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat dengan Kedubes AS. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan dikaji dengan pendekatan perundang-undangan secara deskriptif analitis menggunakan bahan hukum primer, dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian dianalisis melalui pendekatan kualitatif dan penarikan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan logika deduktif, dapat disimpulkan bahwa kasus pemalsuan visa AS oleh WNA asal India teridentifikasi pada saat dilakukan razia Orang Asing yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat di daerah Menteng, Jakarta Pusat, berdarsarkan UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian WNA tersebut dikenakan tindakan keimigrasian sesuai dengan Pasal 75 ayat (2) yaitu deportasi dari wilayah Indonesia, hubungan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat didasarkan pada Pasal 6 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?