DETAIL KOLEKSI

Penentuan daya tampung beban pencemar BOD Sungai Cisadane dengan Model QUAL2KW dan pengaruhnya terhadap parameter DO


Oleh : Isti Rahmandani

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Diana Irvindiaty Hendrawan

Pembimbing 2 : Widyo Astono

Subyek : Water quality

Kata Kunci : Cisadane river, water quality, pollutant load, pollutant load capacity, QUAL2KW


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_STL_082001700025_Halaman-Judul.pdf 1704.59
2. 2021_TA_STL_082001700025_Lembar-Pengesahan.pdf 885.13
3. 2021_TA_STL_082001700025_Bab-1_Pendahuluan.pdf 612.62
4. 2021_TA_STL_082001700025_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 886.46
5. 2021_TA_STL_082001700025_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf 1231.12
6. 2021_TA_STL_082001700025_Bab-4_Hasil-dan-Pembahasan.pdf 1977.88
7. 2021_TA_STL_082001700025_Bab-5_Simpulan-dan-Saran.pdf 654.86
8. 2021_TA_STL_082001700025_Daftar-Pustaka.pdf 632.01
9. 2021_TA_STL_082001700025_Lampiran.pdf 3622.59

P Penelitian penentuan daya tampung beban pencemar di Sungai Cisadane segmen tengah hingga hilir sepanjang 34 km yang berakhir di Muara Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang dengan waktu penelitian mulai dari Bulan Maret – Juni 2021. Meningkatnya perubahan tata guna lahan akibat aktivitas manusia dan indsutri sehingga pertambahan penduduk dan keterbatasan lahan pemukiman menjadikan daerah aliran sungai sebagai target alih fungsi lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber pencemar yang berpotensi mencemari Sungai Cisadane segmen tengah hingga hilir, menganalisis kualitas air dan daya tampung beban pencemar. Parameter yang digunakan pada penelitian adalah suhu, kekeruhan, DHL, pH, DO dan BOD. Metode yang digunakan untuk identifikasi sumber pencemar dilakukan dengan melakukan survei lapangan, analisis kualitas air dilakukan sesuai dengan SNI dan dibandingkan dengan baku mutu menurut Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021, serta analisis daya tampung beban pencemar (DTBP) BOD dan DO dengan menggunakan model QUAL2Kw. Hasil identifikasi sumber pencemar potensial di Sungai Cisadane segmen tengah hingga hilir didominasi oleh pemukiman, pertanian, industri, dan kegiatan domestik lainnya yaitu rumah makan dan warung. Hasil analisis kualitas air untuk parameter BOD berkisar 2,29 mg/L - 5,45 mg/L dan DO berkisar 5,14 mg/L – 7,2 mg/L. Untuk parameter BOD dari semua titik 1-2 memenuhi baku mutu kelas 2 (3 mg/L) & titik 3-6 tidak memenuhi baku mutu. Parameter DO masih dalam kondisi yang baik untuk perairan karena semakin besar nilai DO maka perairan tersebut dalam kondisi baik. Tingginya kadar BOD di Sungai Cisadane dipengaruhi oleh limbah domestik yang masuk ke dalam sungai dan lahan didominasi oleh ruang terbangun sebagai pemukiman, sekolah, hotel dan mall. Tata guna lahan di sekitar sungai sangat berpengaruh terhadap beban pencemar yang masuk ke dalam sungai. DTBP Sungai Cisadane terendah untuk BOD sebesar 22497,9 kg/hari dan dan tertinggi sebesar 33201,6 kg/hari. Penurunan konsentrasi beban BOD yang harus diturunkan di Sungai Cisadane sebesar 24% - 48%.

T The Research to determine the carrying capacity of pollutant loads in the middle to downstream Cisadane River segment started from Jl. Teuku Umar, Tangerang and ends at Muara Tanjung Burung, Tangerang Regency with a research time starting from March – June 2021. Increased land use change due to human and industrial activities so that population growth and limited residential land make watersheds a target for land conversion . The purpose of this study is to identify sources of pollutants that have the potential to contaminate the Cisadane River in the middle to downstream segments, analyze water quality and pollutant load capacity, the Cisadane River in the middle to downstream segments along 34 km. The parameters used in this study were temperature, turbidity, DHL, pH, DO and BOD. The method used for identification of pollutant sources is carried out by conducting field surveys, water quality analysis is carried out in accordance with SNI and compared with quality standards according to Peraturan Pemerintah No. 22 of 2021, as well as analysis of the Pollutant Load Capacity (PLC) BOD and DO using the QUAL2Kw model. The results of the identification of potential pollutant sources in the middle to downstream segment of the Cisadane River are dominated by settlements, agriculture, industry, and other domestic activities, namely restaurants and stalls. The results of water quality analysis for BOD parameters ranged from 2,29 mg/L – 5,45 mg/L and DO ranged from 5,14 mg/L – 7,2 mg/L. For BOD parameters from all points 1-2 meet the quality standard class 2 (3 mg/L) & points 3-6 do not meet the quality standard. The DO parameter is still in good condition for the waters because the greater the DO value, the waters are in good condition. The high levels of BOD in the Cisadane River are influenced by domestic waste that enters the river and the land is dominated by built-up spaces as settlements, schools, hotels and malls. Land use around the river is very influential on the load of pollutants that enter the river. The lowest DTBP of the Cisadane River for BOD is 22497,9 kg/day and the highest is 33201,6 kg/day. The decrease in the concentration of BOD load that must be lowered in the Cisadane River by 24% - 48%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?