DETAIL KOLEKSI

Tanggung jawab direksi dalam pelepasan aset PT. Panca Wira Usaha berdasarkan Undang-Undang perseroan terbatas


Oleh : Priski Athaya Fatimah

Info Katalog

Nomor Panggil : 2018/I/069

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Arif Wicaksana

Subyek : Corporation law;Business law

Kata Kunci : corporate law, directors, fiduciary duty and business judgment rule.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_HK_010001400344_Halaman-Judul.pdf 1219.07
2. 2018_TA_HK_010001400344_Lembar-Pengesahan.pdf 2671.72
3. 2018_TA_HK_010001400344_Bab-1.pdf 1055.42
4. 2018_TA_HK_010001400344_Bab-2.pdf 1167.64
5. 2018_TA_HK_010001400344_Bab-3.pdf 1017.24
6. 2018_TA_HK_010001400344_Bab-4.pdf 1052.77
7. 2018_TA_HK_010001400344_Bab-5.pdf 1005.1
8. 2018_TA_HK_010001400344_Daftar-Pustaka.pdf 1003.68
9. 2018_TA_HK_010001400344_Lampiran.pdf 144911.25

D Direktur P.T. Panca Wira Usaha tidak meminta persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam hal pelepasan aset pada Perseroan Terbatas yang berbentuk Badan Usaha Milik Daerah. Dimana seharusnya selain berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, P.T. yang berbentukB.U.M.D. juga harus mengikuti Peraturan daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 1999. Permasalahan dalam skripsi ini adalah apakah direktur utama (Dahlan Iskan) dalam tindakan melepaskan asetnya telah sesuai dengan wewenangnya berdasarkan undang- undang perseroan terbatas dan apakah direksi dapat membebaskan diri dari tanggung jawabnya berdasarkan prinsip business judgement rule. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder. Data dianalisis secara kualitatif, sedangkan penarikan kesimpulan menggunakan logika deduktif. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa direktur gagal melaksanakan prinsip fiduciary duty khususnya duty of care dalam pengelolaan perseroan. Direksi dapat dikatakan telah melanggar fiduciary duty tidak dapat dilindungi oleh prinsip business judgement rule. Penulis menyarankan bahwa direksi seharusnya mematuhi prinsip fiduciary duty dalam melakukan pengelolaan perseroan dengan itikad baik dan berhati-hati. Dan pihak yang bersangkutan seperti komisaris seharusnya ikut mengawasi direksi dalam mengambil tindakan.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?