DETAIL KOLEKSI

Pengaruh pemberian nano kumbang tanduk (xylotrupes gideon) terhadap produksi ros (reactive oxygen species) pada sel kanker HSC-3


Oleh : Hamledian Wijaya

Info Katalog

Nomor Panggil : 611.018 HAM p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Komariah

Subyek : Mouth - Cancer;Herbs - Therapeutic use

Kata Kunci : nano chitosan, xylotrupes gideon, reactive oxygen species, HSC-3


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KG_040001600050_Halaman-judul.pdf 8.22
2. 2019_TA_KG_040001600050_Lembar-pengesahan.pdf 764.35
3. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-1-Pendahuluan.pdf 681.28
4. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf 952.58
5. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-3-Kerangka-teori,-konsep,-dan-hipotesis.pdf 713.39
6. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-4-Metode-penelitian.pdf 891.49
7. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-5-Hasil-penelitian.pdf 763.48
8. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-6-Pembahasan.pdf 734.38
9. 2019_TA_KG_040001600050_Bab-7-Kesimpulan-dan-saran.pdf 621.75
10. 2019_TA_KG_040001600050_Daftar-pustaka.pdf 768.35
11. 2019_TA_KG_040001600050_Lampiran.pdf 641.44

K Kitosan merupakan hasil dari deasetilasi kitin yang dapat diperoleh dari eksoskeleton kumbang tanduk Xylotrupes gideon. Kitosan dapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan karena bersifat non toksik, biokompatibilitas, dan biodegradabilitas. Modifikasi kitosan secara fisik menjadi nanopartikel akan meningkatkan kemampuan difusi dan penetrasi dari kitosan. Kemampuan kitosan dalam meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species pada sel kanker cervix (HeLa),kanker hepar (SMMC-7721),dan kanker payudara (MCF-7), mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui pengaruh nano kitosan kumbang tanduk terhadap produksi ROS pada sel kanker HSC-3. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik in vitro, dengan empat kelompok perlakuan yaitu satu kelompok kontrol serta tiga kelompok perlakuan dengan masing-masing konsentrasi nano kitosan sebesar 200 ppm, 400 ppm, 600 ppm. Hasil uji ROS menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p<0.05) antara kelompok nano kitosan dengan kelompok kontrol. Uji ROS dilakukan pada mikroskop Zeiss Observer Z.1 dan dianalisa menggunakan imageJ. Pemberian nano kitosan mampu meningkatkan ROS dari sel kanker HSC-3. Konsentrasi nano kitosan 400ppm merupakan kelompok dengan produksi ROS tertinggi, diikuti oleh 200ppm, dan 600ppm.

C Chitosan is a natural biopolymer from deacetylation of chitin which can be found in the horn beetle Xylotrupes gideon. Chitosan can be applied in dentistry because it is non-toxic, biocompatibility and biodegradability. Modification of chitosan into nano particles will increase diffusion and penetration of chitosan. Recent studies report that the effect of nano chitosan can increase the production of Reactive Oxygen Species (ROS) in cancer cells such as cervix cancer (HeLa), hepatic cancer (SMMC-7721), and breast cancer (MCF-7). This study aims to determine the effect of nano chitosan on the production of ROS in cancer cells HSC-3. The examination used nano chitosan with different concentration which were divided into four groups, 200ppm, 400ppm, 600ppm, and a group without exposure of nano chitosan. The results showed significant differences (p<0.05) between HSC-3 cells with exposure of nano chitosan compared to control group. Measurement of ROS using Fluorescence Microscope Zeiss Observer Z1, and analyzed using imageJ software. The result of ROS production, exposure of nano chitosan with concentration of 200ppm, 400ppm, and 600ppm was able to increase the production of ROS of HSC-3 cells. Nano chitosan with concentration of 400ppm has the most effect on HSC-3 cells, followed by 200ppm and 600ppm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?