DETAIL KOLEKSI

Pengaruh nanopartikel silver ekstrak etanol daun serai dapur (cymbopogon citratus) terhadap produksi reactive oxygen species fibroblas


Oleh : Gabriella Clara Maria Laurencius Nanlohy

Info Katalog

Nomor Panggil : 611.018 GAB p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Komariah,

Subyek : Herbs - Therapeutic use;Wounds and injuries

Kata Kunci : nanopartikel silver, ekstrak daun serai dapur, reactive oxygen species (ROS), fibroblas.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_KG_040001700065_Halaman-judul.pdf 571.05
2. 2021_TA_KG_040001700065_Lembar-pengesahan.pdf 2248.54
3. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-1-Pendahuluan.pdf 189.07
4. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf 321.58
5. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-3-Kerangka-Teori,-kerangka-konsep,-dan-hipotesis.pdf 231.44
6. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-4-Metode-penelitian.pdf 302.74
7. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-5-Hasil-penelitian.pdf 1869.35
8. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-6-Pembahasan.pdf 189.72
9. 2021_TA_KG_040001700065_Bab-7_Kesimpulan-dan-saran.pdf 149.39
10. 2021_TA_KG_040001700065_Daftar-pustaka.pdf 229.07
11. 2021_TA_KG_040001700065_Lampiran.pdf 15314.1

L Latar Belakang: Luka merupakan kerusakan jaringan yang disebabkan oleh cedera atau penyakit, sebagai respon terhadap luka, tubuh akan mengalami proses penyembuhan luka melalui fase inflamasi, proliferasi dan maturasi. Selama proses penyembuhan luka, fibroblas berperan sebagai sel yang melakukan sintesis, deposisi dan remodeling dari matriks ekstraseluler. Pada luka terjadi ketidakseimbangan pro-oksidatif dan antioksidan yang mengakibatkan produksi reactive oxygen species (ROS). Produksi ROS yang berlebih dapat menyebabkan kerusakan oksidatif progresif yang memperlambat penyembuhan, dan berakhir pada kematian sel. Sintesis nanopartikel silver dengan ekstrak daun serai dapur (NPsEDSD) diketahui mampu menurunkan produksi ROS. Tujuan: mengetahui pengaruh nanopartikel silver ekstrak etanol daun serai dapur terhadap produksi ROS fibroblas. Metode: Penelitian terbagi menjadi sepuluh kelompok, yaitu tanpa perlakuan (kontrol negatif), asam askorbat (kontrol positif), kelompok pembanding yaitu ekstrak daun serai dapur, partikel silver, dan stessor hidrogen peroksida (H2O2), serta lima kelompok perlakuan NPsEDSD dengan konsentrasi 40 ppm, 20 ppm, 10 ppm, 5 ppm, dan 2,5 ppm. Dan dilakukan uji statistic parametrik dengan analisis satu arah dari varian (ANOVA) dan Uji lanjut (Duncan). Hasil: Kelompok NPsEDSD 10 ppm memiliki kemampuan yang baik dalam menurunkan produksi ROS fibroblas dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif dan kelompok pembanding serta kelompok NPsEDSD lainnya, dengan memperlihatkan persentase sel sebesar 48.37% dengan intensitas terflouresensi hijau yang terendah. Kesimpulan: Kelompok NPsEDSD 2,5 ppm, 5 ppm, dan 10 ppm tidak memperlihatkan perbedaan bermakna namun kelompok NPsEDSD 10 ppm lebih menurunkan produksi ROS fibroblas.

B Background: Wounds are tissue damage caused by injury or disease, in response to injury, the body will undergo wound healing through the phases of inflammation, proliferation and maturation. During the process In wound healing, fibroblasts act as cells that carry out the synthesis, deposition and remodeling of the extracellular matrix. In the wound occurs imbalance of pro-oxidative and antioxidant which results in the production of reactive oxygen species (ROS). Excessive ROS production can cause progressive oxidative damage that slows healing, and ends on cell death. Synthesis of silver nanoparticles with lemongrass leaf extract (NPsEDSD) is known to reduce ROS production. Goal: find out effect of silver nanoparticles ethanol extract of lemongrass leaves on production ROS fibroblasts. Methods: The study was divided into ten groups, namely without treatment (negative control), ascorbic acid (positive control), comparison group namely citronella leaf extract, silver particles, and hydrogen peroxide stessor (H2O2), as well as five NPsEDSD treatment groups with a concentration of 40 ppm, 20 ppm, 10 ppm, 5 ppm, and 2.5 ppm. And performed a parametric statistical test with one-way analysis of variance (ANOVA) and advanced test (Duncan). Result: Group NPsEDSD 10 ppm has a good ability to reduce production ROS fibroblasts were compared with the negative control group and the group comparison and other NPsEDSD groups, showing the percentage of cells was 48.37% with the lowest green fluorescence intensity. Conclusion: The 2.5 ppm, 5 ppm, and 10 ppm NPsEDSD groups did not showed a significant difference but the NPsEDSD group was 10 ppm more reduce fibroblast ROS production.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?