DETAIL KOLEKSI

Dampak percepatan program Nasional agraria melalui pendaftaran tanah sistematis terhadap kepastian hukum pemilikan tanah di Tangerang Selatan


Oleh : Fadel Muhammad Rizaldy

Info Katalog

Nomor Panggil : 2018/I/029

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Endang Suparsetyani

Subyek : Land tenure - Law and legislation;Land titles - Registration and transfer

Kata Kunci : Indonesian national program, systematic land registration, acceleration of complete systematic land


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_HK_010001400153_Halaman-Judul.pdf 1273.45
2. 2018_TA_HK_010001400153_Lembar-Pengesahan.pdf 3063.77
3. 2018_TA_HK_010001400153_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1046.76
4. 2018_TA_HK_010001400153_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1114.64
5. 2018_TA_HK_010001400153_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf 1057.56
6. 2018_TA_HK_010001400153_Bab-4_Pembahasan.pdf 1138.13
7. 2018_TA_HK_010001400153_Bab-5_Penutup.pdf 1008.96
8. 2018_TA_HK_010001400153_Daftar-Pustaka.pdf 1002.3
9. 2018_TA_HK_010001400153_Lampiran.pdf 3215.43

P Program Nasional Agraria (PRONA) merupakan program percepatan penetapan hak atas tanah dan pendaftaran tanah masyarakat yang dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan di seluruh wilayah Republik Indonesia. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah 1) apakah percepatan PRONA melalui pendaftaran tanah sistematis yang diselenggarakan di Kota Tangerang Selatan sudah sesuai atau belum menurut Permen ATR/ Ka BPN No. 28 Tahun 2016 dan Permen ATR/ Ka BPN No. 35 Tahun 2016, 2) apa dampak percepatan PRONA melalui pendaftaran tanah sistematis terhadap pemilik Hak Atas Tanah, 3) Hambatan-hambatan apa saja yang timbul dari percepatan PRONA melalui pendaftaran tanah sistematis di Kota Tangerang Selatan. 4) Bagaimana solusi yang dilakukan Pemerintah Tangerang Selatan untuk menangani hambatan yang timbul dari percepatan PRONA melalui pendaftaran tanah sistematis di Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe peneitian hukum normatif. Sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu percepatan PRONA melalui pendaftaran tanah sistematis yang diselenggarakan di Kota Tangerang sudah sesuai menurut peraturan tersebut diatas. Kegiatan pertanahan tersebut juga memberikan dampak yang baik bagi pemilik hak atas tanah, namun dalam penyelenggaraannya timbul beberapa hambatan sehingga Pemda Tangerang Selatan melakukan serangkaian kegiatan sebagai bentuk solusi untuk menangani hal tersebut.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?