DETAIL KOLEKSI

Analisis yuridis pembagian harta waris terhadap anak perempuan yang belum menikah menurut peraturan hukum adat Bali (studi putusan nomor 761/PDT.G/2013/PN Dps)


Oleh : Adiva Alaiza Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : 2019/I/181

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : I Komang Sukaarsana

Subyek : Inheritance and succession (Hindu law)

Kata Kunci : division of inheritance according to Balinese customary law, juridical-normative


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SHK_010001300009_HALAMAN-JUDUL.pdf 0
2. 2019_TA_SHK_010001300009_Lembar-Pengesahan.pdf 0
3. 2019_TA_SHK_010001300009_Bab-1_Pendahuluan.pdf 0
4. 2019_TA_SHK_010001300009_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 0
5. 2019_TA_SHK_010001300009_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf 0
6. 2019_TA_SHK_010001300009_Bab-4_Pembahasan.pdf 0
7. 2019_TA_SHK_010001300009_Bab-5_Penutup.pdf 0
8. 2019_TA_SHK_010001300009_Daftar-Pustaka.pdf 0
9. 2019_TA_SHK_010001300009_Lampiran.pdf 0

H Hukum adat waris memuat peraturan-peraturan yang mengatur proses meneruskan serta mengalihkan barang-barang harta benda dari suatu generasi keturunannya. Adapun pokok permasalahan (1)Bagaimanakah peraturan hukum waris adat bali tentang pembagian harta warisan kepada anak perempuan yang belum menikah? Dan (2) Apakah putusan Pengadilan Negeri No. 761/PDT.G/2013/PN Dps?Untuk menjawab pokok permasalahan tersebut di dilakukan secara yuridis-normatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil analisis pada masyarakat Bali menggunakan sistem kekeluargaan patrilineal,maka dalam pewarisan pihak laki-laki yang di utamakan untuk mendapat harta waris, tetapi setelah Keputusan MUDP No.01/KEP/PSM-3/MDP-Bali/X/2010 bahwa perempuan yang belum menikah juga berhak mendapatkan harta warisan yang sama dengan anak laki-laki. Di dalam putusan No. 761/Pdt.G/2013/PN Dps ini tidak sesuai dengan Keputusan MUDP karena pada anak perempuan yang belum kawin seharusnya berdasarkan Keputusan MUDP Bali mereka mendapatkan harta warisan yang sama dengan anak laki-laki bukan hanya menikmati.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?