DETAIL KOLEKSI

Pembatasan impor ayam dari brazil berdasarkan general agreement on tariff and trade


Oleh : Adibah Renaning Lestari

Info Katalog

Nomor Panggil : 2020/I/017

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Rosdiana Saleh

Subyek : Foreign trade regulation

Kata Kunci : import restrictions, general agreement on tariffs and trade


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_SHK_010001600005_Halaman-Judul.pdf 1583.35
2. 2020_TA_SHK_010001600005_Lembar-Pengesahan.pdf 3081.42
3. 2020_TA_SHK_010001600005_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1415.77
4. 2020_TA_SHK_010001600005_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1478.01
5. 2020_TA_SHK_010001600005_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 1465.93
6. 2020_TA_SHK_010001600005_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 1404.95
7. 2020_TA_SHK_010001600005_Bab-5_Kesimpualan.pdf 1382.66
8. 2020_TA_SHK_010001600005_Daftar-Pustaka.pdf 1374.51
9. 2020_TA_SHK_010001600005_Lampiran.pdf 24490.48

I Indonesia merupakan bagian dari anggota WTO yang berarti terikat dalam ketentuan-ketentuan yang diatur yang diatur di dalam GATT, termasuk diantaranya prinsip rektriksi kuantitatif dalam Pasal XI GATT dan didalam GATT juga terdapat perjanjian TBT Agreement. Permasalahan dalam penelitian ini: Bagaimana penerapan peraturan yang membatasi impor ayam dari Brazil terkait dengan rektriksi kuantitatif; Bagaimana penerapan sertifikasi halal tersebut terhadap impor ayam dari Brazil terkait dengan TBT Agreement. Untuk menjawab pertanyaan tersebut dilakukan penelitian hukum normatif terhadap peraturan perundang-undangan yang mendasarinya. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif. Brazil menggugat Indonesia ke WTO antara lain mengenai daftar positif dan juga perlakuan mengenai peraturan sertifikasi halal. Brazil menganggap Indonesia melanggar Pasal XI GATT 1994, dan juga Pasal III ayat (4) GATT 1994. Penarikan kesimpulan penelitian ini adalah: Ketentuan yang membatasi impor ayam dari Brazil perihal persyaratan daftar positif bertentangan dengan prinsip larangan rekstriksi kuantitatif dalam Pasal XI, akan tetapi mengenai sertifikasi halal Brazil tidak dapat membuktian bahwa Indonesia melanggar Pasal III ayat (4) GATT.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?