DETAIL KOLEKSI

Evaluasi dan analisis proses perekahan hidrolik sumur KSBW-8 lapangan SA-3


Oleh : Stephen

Info Katalog

Nomor Panggil : 1272/TP/2020

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Ir. Maman Djumantara, M.T.

Pembimbing 2 : Sigit Rahmawan, S.T., M.T.

Subyek : Hydraulic fracturing

Kata Kunci : hydraulic fracturing, sand proppant, Mfrac, productivity index


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STP_071001600100_Halaman-Judul.pdf 1590.07
2. 2020_TA_STP_071001600100_Lembar-Pengesahan-(1).pdf 651.59
3. 2020_TA_STP_071001600100_Bab-1_Pendahuluan.pdf 604.62
4. 2020_TA_STP_071001600100_Bab-2_Tinjauan-Umum.pdf 1928.73
5. 2020_TA_STP_071001600100_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 720.76
6. 2020_TA_STP_071001600100_Bab-4_Hasil-dan-Pembahasan.pdf 1847.42
7. 2020_TA_STP_071001600100_Bab-5_Kesimpulan.pdf 580.1
8. 2020_TA_STP_071001600100_Daftar-Pustaka.pdf 578.78
9. 2020_TA_STP_071001600100_Lampiran.pdf 691.45

P Perekahan hidrolik (hydraulic fracturing) merupakan suatu usaha untukmeningkatkan produktivitas sumur dengan membuat saluran konduktif bagi fluidaproduksi untuk mengalir dari reservoir menuju lubang sumur. Perekahan hidrolikumumnya dilakukan pada reservoir yang memiliki permeabilitas rendah. SumurKSBW-8 memiliki permeabilitas 10 mD. Perekahan hidrolik sumur KSBW-8dilakukan langsung setelah pengeboran. Hal ini sumur KSBW-8 tergolong tightsandstone dan memiliki minyak yang sukar mengalir dengan API gravity sebesar 25oAPI.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan simulator Mfrac 3D. Tahapanpenelitian dimulai dengan persiapan dan pengolahan data yang meliputi datareservoir, karakteristik batuan, kemudian dilakukan analisis data fract dan mekanikabatuan, serta dilakukan evaluasi geometri rekahan dan produksi.Pekerjaan perekahan hidrolik di sumur ini menggunakan fluida perekahSpectra Frac G 3000 dengan membawa pasir carbolite 20/40 sebanyak 110455 lbs.Dari analisis menggunakan software didapat panjang rekahan (fract length) 125.24 m,lebar rekahan (width) 0.17 inch, FCD 8.2, conductivity 7246 md.ft. Laju alir sumurKSBW-8 meningkat dari 21 bopd sebelum dilakukan pekerjaan ini menjadi 192 bopdatau naik sampai ±2.85 kali dibandingkan produksi sebelumnya. Nilai PI sebelulmdilakukan perekahan hidrolik 0.1889 bpd/psi menjadi 0.548 bpd/psi. Dari penelitianini dapat disimpulkan bahwa pekerjaan perekahan hidrolik pada sumur KSBW-8dinyatakan berhasil dengan menghasilkan nilai skin -5.1.

H Hydraulic fracturing is an attempt to increase the productivity of wells bycreating conductive channels for production fluid to flow from the reservoir to thewellbore. Hydraulic fracturing is generally carried out on reservoirs that have lowpermeability. The KSBW-8 well has a permeability of 10 mD. Hydraulic fracturing ofthe KSBW-8 well was carried out immediately after drilling. This KSBW-8 well isclassified as a tight sandstone and has oil that is difficult to flow with an API gravityof 25 oAPI.This research was conducted using a Mfrac 3D simulator. The stages of theresearch began with the preparation and processing of data which included reservoirdata, rock characteristics, then analyzed the fract data and rock mechanics, andevaluated the fracture and production geometry.The hydraulic fracture work at this well uses the Spectra Frac G 3000fracture fluid with 110455 lbs carbolite sand. From the analysis using software, thefracture length is 125.24 m, fracture width is 0.17 inch, FCD 8.2, conductivity is7246 mD.ft. The KSBW-8 well flow rate has increased from 21 bopd before this workto 192 bopd or increased to ± 2.85 times compared to previous production.PI valuebefore hydraulic fracturing process is 0.1889 bpd/psi becomes 0.548 bpd/psi. Fromthis study it can be concluded that the hydraulic fracture work at the KSBW-8 wellwas declared successful by producing skin values -5.1

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?