DETAIL KOLEKSI

Minimasi pemborosan menggunakan pendekatan lean manufacturing untuk memenuhi target produksi bolt flange m6x16 di PT Artomoro Precision


Oleh : I Wayan Gede Dayananda

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Nora Azmi,

Pembimbing 2 : Idriwal Mayusda

Subyek : Production control;Lean manufacturing

Kata Kunci : waste assessment model, value stream analysis tools, waste, productivity, process activity mapping


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_STI_063001700075_Halaman-Judul.pdf 619.93
2. 2021_TA_STI_063001700075_Lembar-Pengesahan.pdf 233.33
3. 2021_TA_STI_063001700075_Bab-1_Pendahuluan.pdf 270.05
4. 2021_TA_STI_063001700075_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1219.58
5. 2021_TA_STI_063001700075_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 227.04
6. 2021_TA_STI_063001700075_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 8332.63
7. 2021_TA_STI_063001700075_Bab-5_Kesimpulan.pdf 113.17
8. 2021_TA_STI_063001700075_Daftar-Pustaka.pdf 174.27
9. 2021_TA_STI_063001700075_Lampiran.pdf 7297.36

P PT. Artomoro Precision merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi fastener. Produk yang digunakan dalam penelitian adalah bolt flange M6X16. Produk bolt flange M6X16 mengalami penurunan jumlah produksi sehingga dapat menyebabkan menurunnya profit perusahaan. Penyebab penurunan jumlah produksi diduga akibat adanya pemborosan (waste) yang berasal dari waktu jobsetting mesin yang cukup lama sehingga menimbulkan delay untuk produksi bolt flange M6X16. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemborosan yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian produksi, serta memberikan perbaikan untuk meminimalisir pemborosan dan meningkatkan efisiensi pekerjaan dari produksi bolt flange M6X16 agar dapat memenuhi target produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Waste Assessment Model dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Hasil perhitungan menggunakan Waste Assessment Model menunjukkan bahwa waste terbesar di perusahaan adalah waiting dengan persentase sebesar 28,96%. Hasil pemilihan mapping tools untuk menyelesaiakan permasalahan waste menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) diperoleh bahwa Process Activity Mapping dan Demand Amplification Mapping adalah tools yang paling sesuai untuk digunakan dengan score sebesar 586,53 dan sebesar 251,02. Hasil dari mapping tools Process Activity Mapping adalah menurunnya waktu tunggu yang disebabkan oleh waste waiting dari 200,97 menjadi 130,97 menit dan peningkatan jumlah produksi menjadi 130.908 unit dari target produksi sebelumnya sebesar 125.491 unit per bulan.

P PT. Artomoro Precision is a manufacturing company engaged in the production of fasteners. The product used in this research is bolt flange M6X16. The M6X16 bolt flange product experienced a decrease in the amount of production so that it could cause a decrease in company profits. The cause of the decrease in the amount of production is thought to be due to waste originating from the machine jobsetting time which is long enough to cause delays for the production of M6X16 bolt flange. The purpose of this study is to identify waste that causes delays in production completion, as well as provide improvements to minimize waste and increase work efficiency from the production of M6X16 bolt flange in order to meet production targets. The research method used is the Waste Assessment Model and Value Stream Analysis Tools (VALSAT). The results of calculations using the Waste Assessment Model show that the largest waste in the company is waiting with a percentage of 28.96%. The results of the selection of mapping tools to solve waste problems using Value Stream Analysis Tools (VALSAT) showed that Process Activity Mapping and Demand Amplification Mapping were the most suitable tools to use with a score of 586.53 and 251.02. The results of the Process Activity Mapping mapping tools are a decrease in waiting time caused by waste waiting from 200.97 to 130.97 minutes and an increase in the number of production to 130,908 units from the previous production target of 125,491 units per month.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?