DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan kualitas dengan penerapan metode Statistical Process Control (SPC) dan Fuzzy Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) pada proses produksi composite protector 7” btc box di PT. Plasindo Elok


Oleh : Ilma Fahada

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Dorina Hetharia

Pembimbing 2 : Debbie Kemala sari

Subyek : Industry - Quality control;Industrialization

Kata Kunci : statistical process control, failure mode effect and analysis.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_STI_063001400106_Halaman-Judul.pdf 1404.42
2. 2018_TA_STI_063001400106_Lembar-Pengesahan.pdf 1289.67
3. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1055.6
4. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1387.74
5. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 1229.84
6. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf 1936.02
7. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-5_Analisis-Hasil-dan-Pembahasan.pdf 1855.86
8. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-6_Usulan-Perbaikan.pdf 1219.98
9. 2018_TA_STI_063001400106_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 936.13
10. 2018_TA_STI_063001400106_Daftar-Pustaka.pdf 850.09
11. 2018_TA_STI_063001400106_Lampiran.pdf 1818.91

K Kualitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi perusahaan dalammemenuhi kebutuhan pelanggan. PT. Plasindo Elok bergerak di bidang industriplastik yaitu memproduksi pelindung pipa tubular pin dan box yang dapatmelindungi lubang pipa. Perusahaan sangat memperhatikan kualitas produk,namun dalam proses produksinya masih terdapat masalah-masalah yang dihadapidalam mencapai tingkat kualitas yaitu tingginya persentase cacat pada prosesproduksi Composite Protector 7” BTC Box. Tujuan penelitian ini adalahmeminimasi tingkat cacat pada proses produksi Composite Protector 7” BTC Box.Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Statistical Process Control(SPC) dan Fuzzy Failure Mode And Effect Analysis (Fuzzy FMEA). Daripengolahan data dengan menggunakan SPC didapatkan kapabilitas proses untuknilai Cp dan Cpk kurang dari 1. Hal ini menunjukkan bahwa kapabilitas prosesnyarendah dan proses menghasilkan produk yang tidak sesuai dengan spesifikasisehingga diperlukan analisis penyebab kegagalan dengan menggunakan metodeFMEA dan penggunaan logika fuzzy. Dengan menggunakan logika fuzzy dapatmencegah dari kerusakan yang dialami dan dapat menentukan jenis kerusakanyang harus diprioritaskan, sehingga dapat diambil tindakan yang tepat untukmengurangi penyebab terjadinya cacat pada perusahaan. Adapun hasil analisismenunjukkan bahwa permasalahan terbesar dialami pada proses moulding dengannilai FRPN tertinggi yaitu sebesar 821. Terdapat dua penyebab kegagalan yaitumaterial lembab atau basah dan oli mesin yang terlalu panas. Berdasarkan keduapenyebab kegagalan tersebut, usulan perbaikan yang diberikan adalah penerapan5S dan penambahan pompa air.

Q Quality is one of the most important factors for the company in meeting customerneeds. PT. Plasindo Elok is engaged in the plastic industry which is producingtubular pin pipe protectors and boxes that can protect pipe holes. The company isvery concerned about the quality of the product, but in the production processthere are still problems encountered in achieving the level of quality, namely thehigh percentage of defects in the production process of Composite Protector 7"BTC Box. The purpose of this research is to minimize the level of defects in theproduction process of Composite Protector 7 "BTC Box. In this study, the methodused was Statistical Process Control (SPC) and Fuzzy Failure Mode And EffectAnalysis (Fuzzy FMEA). From the data processing using SPC, the processcapability for Cp and Cpk values is less than 1. This shows that the processcapability is low and the process of producing products that are not in accordancewith the specifications, so it is necessary to analyze the causes of failure using theFMEA method and the use of fuzzy logic. Using fuzzy logic can prevent damagefrom being experienced and can determine the type of damage that must beprioritized, so that appropriate action can be taken to reduce the causes of defectsin the company. The results of the analysis show that the biggest problemexperienced in the molding process with the highest FRPN value is equal to 821.There are two causes of failure, namely damp or wet material and engine oil thatis too hot. Based on these two causes of failure, the proposed improvements werethe application of 5S and the addition of a water pump.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?