DETAIL KOLEKSI

Rancangan pengukuran kinerja menggunakan Metode Sustainable Balanced Scorecard pada PT. Pupuk Kaltim

2.5


Oleh : Lalu Mohamad Wahyu Ramadhan

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Tiena G. Amran

Pembimbing 2 : Emelia Sari

Subyek : Organizational effectiveness;Performance standards

Kata Kunci : performance measurement, sustainable balanced scorecard, pairwise comparison


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2021_TA_STI_063001700149_Halaman-Judul.pdf 1016.45
2. 2021_TA_STI_063001700149_Lembar-Pengesahan.pdf 354.94
3. 2021_TA_STI_063001700149_Bab-1_Pendahuluan.pdf 288.02
4. 2021_TA_STI_063001700149_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1144.73
5. 2021_TA_STI_063001700149_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 347.43
6. 2021_TA_STI_063001700149_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 5650.65
7. 2021_TA_STI_063001700149_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 482.96
8. 2021_TA_STI_063001700149_Daftar-Pustaka.pdf 526.21
9. 2021_TA_STI_063001700149_Lampiran.pdf 441.59

K Konsep sustainability atau hal yang terkait dengan lingkungan yang berkelanjutan merupakan salah satu hal yang penting menjadi perhatian setiap perusahaan. PT. Pupuk Kaltim adalah perusahaan manufaktur dengan bisnis utama memproduksi dan menjual urea, amoniak dan pupuk NPK dengan segmentasi pasar nasional dan global. Pandemic covid-19 saat ini menjadi tantang baru bagi perusahaan karena sangat mempengaruhi proses bisnis perusahaan, sehingga perusahaan dituntut untuk dapat bertahan pada masa pemulihan dan berupaya meningkatkan kinerja. Permasalahan perusahaan adalah belum dilakukannya pengukuran kinerja yang memungkinkan adanya masalah keberlanjutan ekonomi, sosial dan lingkungan perusahaan. Tujuan penelitian adalah membuat rancangan pengukuran kinerja menggunakan Sustainable Balance Scorecard (SBSC). Metode Penelitian dengan pendekatan SBSC terdiri dari 5 perspektif yaitu financial, customer, internal business process, learning and growth serta sustainability. Pengambilan dan pengolahan data terdiri dari Internal Factor Evaluation (IFE) menggunakan analisa Value Chain dan External Factor Evaluation (EFE) menggunakan analisa Porter Five Forces. Berdasarkan perhitungan Internal-External (IE) Matrix diketahui bahwa posisi perusahaan berada pada peringkat 1 yaitu pertumbuhan. Perusahaan melakukan pengukuran kinerja menggunakan 30 indikator sebagai tolok ukur tujuan strategis pada setiap perspektif. Penilaian bobot dilakukan dengan pendapat 2 responden di perusahaan menggunakan metode Pairwise Comparison. Kinerja perspektif financial diperoleh nilai sebesar 4.5 dan bobot 0.26, perspektif stakeholder/customer diperoleh nilai sebesar 4.8 dan bobot 0.17, perspektif internal business process diperoleh nilai sebesar 5 dan bobot 0.2, perspektif learning and growth diperoleh nilai 4.17 dan bobot 0.23 serta perspektif sustainability diperoleh nilai sebesar 5 dan bobot 0.15. Total nilai pengukuran kinerja keseluruhan perspektif adalah 4.7 yang artinya pengukuran kinerja perusahaan sangat baik. Perusahaan masih perlu meningkatkan kinerja sustainability dan usulan perbaikan ditekankan kepada perspektif learning and growth serta financial.

T The concept of sustainability or anything related to a sustainable environment is one of the important things that every company has to pay attention to. PT. Pupuk Kaltim is a manufacturing company with the main business of producing and selling urea, ammonia, and NPK fertilizers with national and global market segments. The COVID-19 pandemic is currently a new challenge for companies because it greatly affects the company's business process so that companies are required to be able to survive the recovery period and improve performance. Company issues are basic performance issues that support the company's economic, social and environmental sustainability. The research objective was to design a performance using the Sustainable Balanced Scorecard (SBSC). The research method using the SBSC approach consists of 5 perspectives, namely finance, customers, internal business processes, learning and growth, and sustainability. Retrieval and processing of data consisting of Internal Factor Evaluation (IFE) using Value Chain analysis and External Factor Evaluation (EFE) using Porter Five Forces analysis. Based on the calculation of the Internal-External Matrix (IE), it is known that the company's rating is in rank 1, namely growth. The company measures performance using 30 indicators as a benchmark for strategic objectives in each perspective. The weight assessment was carried out with the opinion of 2 respondents in the company using the Pairwise Comparison method. The performance from the financial perspective obtained a value of 4.5 and a weight of 0.26, a stakeholder/customer perspective obtained a value of 4.8 and a weight of 0.17, an internal business process perspective obtained a value of 5 and a weight of 0.2, a learning perspective and a weight of 0.23, as well as the perspective of sustainability, obtained a value of 5 and a weight of 0.15. The total value of the perspective total performance measurement is 4.7, which means that the measurement of company performance is very good. Companies still need to improve performance and improve performance through learning and growth and financial perspectives.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?