DETAIL KOLEKSI

Pengaruh rendaman ekstrak kayu manis (Cinnamomun burmanii) terhadap jumlah koloni candida albicans pada plat resin akrelik in vitro


Oleh : Diandra Atyaparamita Sumadiyo

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.692 DIA p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : drg. Yayuk Yuliarsi, MS

Pembimbing 2 : Dr. drg.Armelia Sari, M.Kes

Subyek : Prostodontics;Medicinal plants

Kata Kunci : acrylic resin, candida albicans, cinnamon extract


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_KG_04012050_Halaman-Judul.pdf 2877.76
2. 2016_TA_KG_04012050_Lembar-Pengesahan.pdf 984.54
3. 2016_TA_KG_04012050_Bab-1-Pendahuluan.pdf 1837.3
4. 2016_TA_KG_04012050_Bab-2-Tinjauan-Pustaka.pdf 3161.96
5. 2016_TA_KG_04012050_Bab-3-Kerangka-Teori.pdf 1535.38
6. 2016_TA_KG_04012050_Bab-4-Metode-Penelitian.pdf 2965.08
7. 2016_TA_KG_04012050_Bab-5-Hasil-Penelitian.pdf 2299.92
8. 2016_TA_KG_04012050_Bab-6-Pembahasan.pdf 1687.1
9. 2016_TA_KG_04012050_Bab-7-Kesimpulan-dan-Saran.pdf 937.96
10. 2016_TA_KG_04012050_Daftar-Pustaka.pdf 1869.2
11. 2016_TA_KG_04012050_Lampiran.pdf 3135.64

G Gigi tiruan lepasan berbahan dasar resin akrilik merupakan komponen yangpaling umum digunakan pada praktik kedokteran gigi. Sifat akrilik yang porus danmenyerap air merupakan salah satu penyebab gigi tiruan resin akrilik menjaditempat pengumpulan Plak akibat dari akumulasi sisa makanan dan baik bagipertumbuhan mikroorganisme termasuk Candida albicans. Jika jumlah koloni C.albicans yang terus meningkat ini dibiarkan, dapat berakibat terjadinyaperadangan di daerah mukosa yang berhadapan langsung dengan basis gigi tiruan,yang biasa disebut denture stomatitis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuipengaruh rendaman ekstrak kayu manis sebagai pembersih gigi tiruan terhadapjumlah koloni C. albicans pada plat resin akrilik secara in vitro. Penelitian inimenggunakan rancangan eksperimental laboratoris yang dilakukan denganmerendam plat resin akrilik yang sudah terpapar C. albicans dalam ekstrak kayumanis, sabouroud dextrose broth, dan Chlorhexidine 0,2%, kemudian dihitungjumlah koloninya. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji One-Way ANOVAdan didapatkan nilai p = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa rerata koloni Candidaalbicans pada setiap kelompok perlakuan berbeda secara bermakna (p < 0,05). Reratatertinggi terdapat pada perlakuan dengan ekstrak kayu manis konsentrasi 12, 5% sebesar495 x 102 CFU/ml sedangkan rerata terendah terdapat pada perlakuan dengan konsentrasi100% sebesar 3,5 x 102 CFU/ml. Diketahui bahwa ternyata ekstrak kayu manismemiliki sifat antimikroba yang kuat untuk berbagai jamur patogen. Sifatantijamur tersebut disebabkan oleh komponen dalam kayu manis yang bekerjadengan cara menghambat kolonisasi C. albicans dalam proses pembelahan sel.Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak kayu manismemiliki pengaruh terhadap penurunan jumlah koloni C. albicans pada plat resin akrilikin vitro.

A Acrylic resin-based removable denture is the most common components usedin the practice of dentistry. Factor that facilitates the accumulation of the plaqueand allowed the growth of microorganisms, including Candida albicans is causedby the natural characteristic of acrylic resin plate that absorbs water and has aporous surface. If the numbers of C. albicans colony continue to rise, it can leadto inflammation in the mucosal areas which adhere directly with the denture base,commonly called as denture stomatitis. The purpose of this study was todetermine the effect of cinnamon extract immersion as a denture cleanser on thenumber of C. albicans on acrylic resin plate (in vitro). This study engagelaboratory experimental design made by immersing the acrylic resin plate that hasbeen exposed to C. albicans in cinnamon extract, sabouroud dextrose broth, andChlorhexidine 0.2%, and then proceed to colony calculation. The data wereanalyzed by One-Way ANOVA where p value = 0.00. This shows that theaverage colonies of Candida albicans in each treatment group were significantlydifferent (p < 0.05). The highest colony average is 495 x 102 CFU/ml found in2cinnamon extract concentration of 12,5% while the lowest average is 3.5 x 10CFU/ml found in the treatment with extract concentration of 100%. It is knownthat cinnamon extract has strong antimicrobial properties for a wide range offungal pathogens. The antifungal property found in cinnamon inhibits thecolonization of C. albicans in the process of cell division. Therefore, the researchconcluded that the cinnamon extract had effect in reducing the numbers of C.albicans colony on acrylic resin plate (in vitro).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?