DETAIL KOLEKSI

Sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja sebagai dasar perbaikan kinerja dalam manajemen keselamatan transportasi kereta api di PT.Kereta Api Indonesia (Persero)

0.0


Oleh : Alifia Syachrani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Parwadi Moengin

Pembimbing 2 : Debbie Kemala Sari

Subyek : Employees - Rating of;Performance standards

Kata Kunci : railways, transportation safety management, analytical hierarchy process, decision support system


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STI_063001600090_Halaman-Judul.pdf 610.76
2. 2020_TA_STI_063001600090_Lembar-Pengesahan.pdf 546.67
3. 2020_TA_STI_063001600090_Bab-1_Pendahuluan.pdf 37.92
4. 2020_TA_STI_063001600090_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 39.33
5. 2020_TA_STI_063001600090_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 43.57
6. 2020_TA_STI_063001600090_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 2708.23
7. 2020_TA_STI_063001600090_Bab-5_Kesimpulan.pdf 37.92
8. 2020_TA_STI_063001600090_Daftar-Pustaka.pdf 172.07
9. 2020_TA_STI_063001600090_Lampiran.pdf 1510.83

K Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi yang terdapat dalam sistem transportasi nasional yang pada saat ini sudah banyak digunakan oleh para pengguna sarana transportasi umum di Indonesia. Kereta api dapat menjadi solusi penghematan waktu dan biaya untuk pengiriman barang dalam jumlah besar, serta bepergian jarak jauh dengan waktu tempuh lebih cepat. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan badan usaha milik negara (BUMN) penyedia jasa perkeretaapian utama di Indonesia, baik untuk pengangkutan orang maupun barang yang ditujukan untuk penggunaan secara massal dan kontinyu. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki kewajiban untuk memberikan jaminan keselamatan kepada para pengguna layanan jasa kereta api. Namun pada kenyataannya masih sering kali terjadi kecelakaan. Dalam penelitian ini dilakukan penilaian kinerja manajemen keselamatan transportasi dan merancang sistem pendukung keputusan untuk menilai kinerja manajemen tersebut. Dalam melakukan penilaian kinerja digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sedangkan dalam merancang sistem pendukung keputusan digunakan pendekatan terstruktur (pendekatan proses). Hasil dari penilaian kinerja dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yaitu pada tahun 2017 adalah sebesar 3.28 dan masuk dalam kategori kinerja sesuai dengan standar, kemudian pada tahun 2018 adalah sebesar 3.42 dan masuk dalam kategori kinerja tinggi, terakhir untuk tahun 2019 adalah sebesar 3.65 dan masuk dalam kategori kinerja tinggi. Usulan perbaikan ditujukan pada kriteria yang memiliki nilai total terendah yaitu kriteria penumpang, dan usulan perbaikannya adalah melakukan sosialisasi mengenai pentingnya kesadaran keselamatan penumpang, melakukan penjadwalan pemeliharaan kereta api dan jalur kereta api serta menambah fasilitas penunjang keselamatan yang berkaitan dengan moda transportasi kereta api, memperbarui propaganda yang berkaitan dengan keselamatan bagi penumpang pengguna jasa transportasi kereta api melalui media-media yang tepat sasaran dan sesuai pada masa kini seperti penggunaan sosial media terbaru.

T The train is one of the means of transportation contained in the national transportation system which is currently widely used by users of public transportation facilities in Indonesia. Trains can be a time and cost saving solution for shipping large quantities of goods, as well as traveling long distances with faster travel times. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) is a state-owned company (BUMN) that provides the main railway services in Indonesia, both for the transportation of people and goods intended for mass and continuous use. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) has an obligation to provide safety guarantees to users of train services. However, in reality there are still frequent accidents. In this study, an assessment of the performance of transportation safety management was carried out and designed a decision support system to assess the management's performance. In conducting performance appraisal, the Analytical Hierarchy Process (AHP) method is used, while in designing the decision support system a structured approach (process approach) is used. The results of the performance appraisal using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, namely in 2017 amounted to 3.28 and was included in the performance category according to standards, then in 2018 it was 3.42 and included in the high performance category, the last for 2019 was 3.65 and fall into the high performance category. Proposed improvements are aimed at the criteria that have the lowest total value, namely the passenger criteria, and the proposed improvements are to disseminate the importance of passenger safety awareness, schedule maintenance of trains and railways and add safety support facilities related to railroad transportation modes, update propaganda relating to safety for passengers using railroad transportation services through media that are right on target and appropriate today, such as the use of the latest social media.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?