DETAIL KOLEKSI

Perbedaan efektivitas fluoride semen ionomer kaca dan alkasite dalam menghambat biofilm streptococcus mutans


Oleh : Novyca

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.634 2 NOV p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : drg. Anastasia Elsa, Sp.KG(K)

Pembimbing 2 : Dr. drg. Armelia Sari Widyarman, M.Biomed.

Subyek : Dental materials

Kata Kunci : effectiveness of fluoride, Streptococcus mutans biofilm, alkasite, glass ionomer cement


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_KG_040001500129_Halaman-Judul.pdf 1327.5
2. 2020_TA_KG_040001500129_Lembar-Pengesahan.pdf 993.75
3. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-1_Pendahuluan.pdf 999.93
4. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1155.61
5. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-3_Kerangka-Teori,-Konsep-dan-Hipotesis.pdf 989.08
6. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-4_Metode-Penelitian.pdf 990.6
7. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-5_Hasil-Penelitian.pdf 975.85
8. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-6_Pembahasan.pdf 942.26
9. 2020_TA_KG_040001500129_BAB-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 882.14
10. 2020_TA_KG_040001500129_Daftar-Pustaka.pdf 895.68
11. 2020_TA_KG_040001500129_Lampiran.pdf 1514.15

L Latar belakang: Masalah penyakit infeksi gigi dan mulut yang masih sering terjadi di Indonesia, salah satunya adalah karies gigi. Salah satu cara penanggulangan karies adalah penumpatan dengan bahan restorasi. Bahan restorasi yang ideal adalah bahan yang dapat melepaskan ion fluoride dan mampumenghambat pertumbuhan bakteri atau menurunkan kolonisasi bakteri. Semenionomer kaca dan alkasite mempunyai kandungan fluoride yang mampumenghambat proses demineralisasi gigi. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaanefektivitas fluoride semen ionomer kaca dan alkasite dalam menghambatpertumbuhan biofilm Streptococcus mutans. Metode: Objek dari penelitian iniberupa bahan restorasi alkasite dan Semen Ionomer Kaca dengan diameter 6mmdan tebal 2mm yang kemudian direndam dalam bakteri Streptococcus mutansselama 24 jam. Pengukuran hambatan jumlah bakteri dilakukan dengan metodeBHI-B (Brain Heart Infusion Broth) yang diukur menggunakan microplate reader(600nm). Hasil : Terdapat perbedaan jumlah yang bermakna setelah dilakukanperendaman bahan restorasi kedalam biofilm Streptococcus mutans. Kesimpulan:terdapat perbedaan efektivitas fluoride antara bahan restorasi alkasite dan semenionomer kaca terhadap biofilm Streptococcus mutans.

B Background: Oral and dental problems are still common in Indonesia, one of themis dental caries. One way to deal with caries is by using restoration material. Idealrestorative material should be able to release fluoride ions and is able to increasebacterial growth or reduce bacterial colonization. Glass ionomer cements andalkasite contain fluoride which can inhibit the demineralization of teeth.Objective: To understand the difference of fluoride in GIC and alkasite forinhibiting the growth of Streptococcus mutans biofilms. Methods: The object ofthis study consisted of alkasite restoration materials and glass ionomer cementwith a diameter of 6mm and 2 mm thick, then immersed in Streptococcus mutansfor 24 hours. Measurement of the number of bacteria carried out by the BHI-B(Brain Heart Infusion Broth) method which was measured using a microplatereader (600nm). Results: There was a difference in the number of Streptococcusmutans biofilms after soaking with alkasite restoration material and GlassIonomer Cement. With a significance value of P<0.05 which means that there aresignificant differences in the subject. Conclusion: There is differenceeffectiveness fluoride between the alkasite restoration material and the glassionomer cement against the Streptococcus mutans biofilm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?