DETAIL KOLEKSI

Pengaruh nano kitosan kumbang tanduk (xylotrupes gideon) terhadap produksi reactive oxygen species (ros) sel fibroblas (Laporan Penelitian)


Oleh : Cynthia Priscilla

Info Katalog

Nomor Panggil : 611.018 PRI p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Dr. Komariah, S.Si., M.Biomed.

Subyek : Histology

Kata Kunci : nano chitosan, xylotrupes gideon, reactive oxygen species, fibroblasts


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_KG_040001600174_Halaman-judul.pdf 0.29
2. 2020_TA_KG_040001600174_Lembar-Pengesahan.pdf 0.29
3. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-1_Pendahuluan.pdf 0.29
4. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 0.29
5. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-3_Kerangka-Teori,-Kerangka-Konsep,-Hipotesis.pdf 0.32
6. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 0.3
7. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 0.29
8. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-6_Pembahasan.pdf 0.29
9. 2020_TA_KG_040001600174_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 0.3
10. 2020_TA_KG_040001600174_Daftar-Pustaka.pdf 0.29
11. 2020_TA_KG_040001600174_Lampiran.pdf 0.28

L Latar Belakang: Sel fibroblas merupakan sel yang berperan dalam prosesfibroplasia, berperan dalam proses perbaikan luka melibatkan pembentukanpembuluh darah baru, migrasi dan proliferasi sel fibroblas, deposisi matriksekstraseluler dan maturasi serta organisasi jaringan fibrous (remodeling). Padapenyembuhan luka, sel fibroblas menghasilkan superoksida yang merupakankomponen utama reactive oxygen species (ROS), yang dalam jumlah tinggi dapatmenyebabkan kerusakan matriks ekstraseluler mengakibatkan terganggunyaproses penyembuhan luka. Nano kitosan dapat mengurangi stres oksidatif sel,dengan adanya dua gugus reaktif yaitu gugus amino (-NH2) dan gugus hidroksil (-OH). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh nano kitosan kumbang tanduk (X.gideon) terhadap produksi ROS sel fibroblas. Metode: Penelitian dilakukan untukmelihat kemampuan nano kitosan dalam mempengaruhi produksi ROS selfibroblas. Penelitian dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol negatif, stresoksidatif sel (H2O2), kontrol positif (vitamin C), nano kitosan 200, 400, dan 600ppm. Sel yang terfluoresens H2DCF-DA menunjukkan sel fibroblas yangmemproduksi ROS, yang dihitung menggunakan image J. Hasil: Hasil rerataproduksi ROS pada kelompok penelitian berbeda nyata (p < 0.05). Kelompokyang diberikan nano kitosan 200, 400, dan 600 ppm berbeda nyata dengan kontrolnegatif, sedangkan kelompok yang diberikan antioksidan tidak berbeda nyata (p ≥0.05) dengan nano kitosan 200 dan 600 ppm, namun berbeda nyata dengan nanokitosan 400 ppm. Kesimpulan: Nano kitosan kumbang tanduk (X. gideon)mampu mempengaruhi sel fibroblas yang mengalami stres oksidatif denganmenurunkan produksi ROS, pada konsentrasi efektif nano kitosan 400 ppm.

B Background: Fibroblasts in fibroplasia, wound healing process that involves theformation of new blood vessels, migration and proliferation of fibroblasts,deposition of the extracellular matrix, maturation, and organization of fibroustissue (remodeling). During wound healing, fibroblasts will produce superoxide, amajor component of reactive oxygen species (ROS), which in high amounts cancause damage to the extracellular matrix then can disrupting wound healing. Nanochitosan can reduce cellular oxidative stress because it has two reactive functionalgroups : amino (-NH2) and hydroxyl (-OH) groups. Objective: To determine theeffect of nano chitosan X. gideon on the production of ROS fibroblasts. Methods:The study conducted to see the ability of nano chitosan to affect the production ofROS fibroblasts. The study divided into 6 groups : negative control, oxidativestress cells (H2O2), positive control (vitamin C), nano chitosan 200, 400, and 600ppm. H2DCF-DA fluorescent cells show fibroblasts that produce ROS, thencalculated using the image J. Results: The mean ROS production in these studygroups was significantly different (p < 0.05). The groups with nano chitosan 200,400, and 600 ppm were significantly different than the negative control, while thegroup with antioxidants was not significantly different (p ≥ 0.05) with nanochitosan 200 and 600 ppm, but significantly different with nano chitosan 400ppm. Conclusion: Nano chitosan X. gideon can affect fibroblasts with oxidativestress by reducing the production of ROS, with an effective concentration of nanochitosan 400 ppm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?