DETAIL KOLEKSI

Hubungan pengetahuan ibu dengan tatalaksana kejang demam pada anak usia di bawah 5 tahun

0.0


Oleh : Adam Bachtiar

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.845/BAC/h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Firda Fairuza

Subyek : Convultions;Febrile convultions

Kata Kunci : education level, knowledge, management of febrile convultion, mother


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_SKD_03009001_Halaman-judul.pdf 1207.74
2. 2015_TA_SKD_03009001_Pengesahan.pdf 779.37
3. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-1_Pendahuluan.pdf 619.9
4. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 727.35
5. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 698.93
6. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-4_Metode.pdf 774.49
7. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-5_Hasil.pdf 709.93
8. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-6_Pembahasan.pdf 697.93
9. 2015_TA_SKD_03009001_Bab-7_Kesimpulan.pdf 535.54
10. 2015_TA_SKD_03009001_Daftar-pustaka.pdf 623.96
11. 2015_TA_SKD_03009001_Lampiran.pdf 1180.62

K Kejang Demam merupakan salah satu kelainan neurologis yang paling sering dijumpai pada bayi dan anak. Dari penelitian oleh berbagai ahli didapatkan sekitar 2,2%-5% anak pernah mengalami kejang demam sebelum usia 5 tahun. Untuk dapat mengantisipasi terjadinya kejang demam, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah perilaku ibu pada saat anak mengalami kejang demam.METODEPenelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan Cross-Sectional dan menggunakan metode Survey. Sampel yang diambil adalah 46 orang Ibu dengan anak kejang demam sederhana yang diambil dengan menggunakan teknik Cross-Sectional Sampling di Poli Kesehatan Anak Rumah Sakit Kawaluyan Bandung.Data dikumpulkan pada responden, dengan pengetahuan berdasarkan nilai kuesioner Analisis data menggunakan program SPSS versi 17.0 dengan tingkat kemaknaan yang digunakan sebesar 0,05 dan menggunakan uji Chi-square.HASILHasil analisis bivariat uji statistik Fisher untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan tatalaksana kejang demam didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan dengan tatalaksana kejang demam (p = 0,000). Pada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam dengan tatalaksana kejang demam, secara statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam dengan tatalaksana kejang demam (p=0,000).KESIMPULANPenelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang kejang demam dan tatalaksana kejang demam pada balita.

T The febrile convulsion is one of neurological abnormalities that are found most frequently in infants and children. Based on the research conducted by some experts, it was found that around 2.2% - 5% of children experienced febrile convulsion before they were five years old. In order to anticipate the febrile convulsion, one of affecting factors is the mother's behaviour when their children undergo the febrile convulsion.METHOD: This research is analytical observational research with Cross-Sectional approach and Survey method. 46 mothers with children suffering from simple febrile convulsion samples were taken as samples with Cross-Sectional Sampling technique in Children's Health Polyclinic of Kawaluyan Hospital in Bandung.RESULT: Based on the bivariate analysis of Fisher statistical test to know the relation between education level and management of febrile convulsion, there was meaningful relation between education level and management of febrile convulsion (p = 0.000). In the relation between mother's knowledge level about febrile convulsion and management of febrile convulsion, it was statistically found that there was a meaningful relation between mother's knowledge level about febrile convulsion and the management of febrile convulsion (p = 0.000).CONCLUSION: This research shows that the knowledge level of mother (good and less good) have the meaningful relation with the management of febrile convulsion.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?