DETAIL KOLEKSI

Simulasi hydrofoil naca 0018 untuk digunakan pada turbin darrieus dengan menggunakan computational fluid dynamics (CFD)


Oleh : Wisnu Ramadika

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Rosyida Permatasari

Subyek : Hydroelectric power plants;Mechanical engineering;Gas-turbine power-plants

Kata Kunci : NACA 0018, computational fluid dynamics, angle of attack, stall


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_STM_061001600507_Halaman-Judul.pdf 789.01
2. 2018_TA_STM_061001600507_Lembar-Pengesahan.pdf 779.53
3. 2018_TA_STM_061001600507_Bab-1_Pendahuluan.pdf 294.12
4. 2018_TA_STM_061001600507_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 798.66
5. 2018_TA_STM_061001600507_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 623.77
6. 2018_TA_STM_061001600507_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 1293.14
7. 2018_TA_STM_061001600507_Bab-5_Kesimpulan.pdf 267.27
8. 2018_TA_STM_061001600507_Daftar-Pustaka.pdf 387.79
9. 2018_TA_STM_061001600507_Lampiran.pdf 771.81

S Salah satu energi alternatif yang jarang dimanfaatkan oleh Indonesia untuk menjadi energi yang terbarukan adalah energi arus laut. Untuk mengkonversi arus laut menjadi energi maka diperlukan turbin. Turbin arus laut mempunyai parameter-parameter yang perlu diperhatikan agar turbin berputar dengan optimal. Salah satu parameter penting dalam turbin arus laut adalah pemilihan tipe NACA (National Advisory Committe for Aeronautics). NACA 0018 adalah tipe simetris yang banyak digunakan untuk menghasilkan energi. Turbin arus laut yang digunakan adalah tipe Darrieus dikarenakan tipe turbin ini yang memanfaatkan gaya angkat untuk dikonversi menjadi torsi. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti koefisien gaya angkat dan koefisien gaya hambat yang dihasilkan oleh NACA 0018 akibat kecepatan arus laut 1,1 m/s, 1,3 m/s dan 1,5 m/s, variasi dimensi panjang chord yaitu 0,175 m dan 0,35 m pada saat sudut serang 0o hingga 30o dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa chord 0,175 m mengalami stall pada sudut serang 15o dengan nilai koefisien gaya angkat maksimum yang didapat 0,86 dan untuk chord 0,35 m belum mengalami stall hingga sudut serang 30o.

O One alternative energy that is rarely utilized by Indonesia to become renewable energy is the energy of ocean currents. To convert ocean currents into energy, a turbine is needed. Marine current turbines have parameters that need to be considered so that the turbine rotates optimally. One important parameter in ocean currents is the selection of the NACA (National Advisory Committee for Aeronautics) type. NACA 0018 is a symmetrical type that is widely used to produce energy. The marine current turbine used is the Darrieus type due to this type of turbine which utilizes lift force to be converted to torque. This research was conducted to examine the difference in torque produced by NACA 0018 due to sea current velocity of 1.1 m / s, 1.3 m / s and 1.5 m / s, variations in chord length dimensions of 0.175 m and 0.35 m in when the attack angle is 0o to 30o using the Computational Fluid Dynamics (CFD) method. The results showed that the chord 0.175 m was stalled at an angle of attack of 15o with a maximum lift force coefficient of 0.86 and a chord of 0.35 m had not experienced a stall until the angle of attack was 30o.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?