DETAIL KOLEKSI

Analisa pengaruh ph terhadap laju korosi baja s45c hasil galvanisasi celup panas dengan metode kehilangan berat

5.0


Oleh : Muhammad Primahessa Nurbani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Rosfian Arsyah Dahar

Subyek : Steel - Analysis;Mechanical engineering

Kata Kunci : corrosion, hot-dip galvanizing, zinc, base solution, ph, corrosion rate, weight loss method


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_STM_061001400018_Halaman-Judul.pdf 242.31
2. 2018_TA_STM_061001400018_Lembar-Pengesahan.pdf 55.77
3. 2018_TA_STM_061001400018_Bab-1_Pendahuluan.pdf 210.65
4. 2018_TA_STM_061001400018_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 571.78
5. 2018_TA_STM_061001400018_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 738.43
6. 2018_TA_STM_061001400018_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 445.24
7. 2018_TA_STM_061001400018_Bab-5_Kesimpulan.pdf 52.39
8. 2018_TA_STM_061001400018_Daftar-Pustaka.pdf 181.63
9. 2018_TA_STM_061001400018_Lampiran.pdf 147.23

K Korosi adalah proses pengrusakan permukaan logam secara progresif oleh lingkungan luar yang agresif. Korosi atau perkaratan pada baja merupakan suatu permasalahan yang sudah sangat lazim terjadi. Tak jarang beberapa perusahaan mengalami kerugian yang diakibatkan oleh korosi pada baja. Korosi merupakan masalah yang tidak dapat dihilangkan, namun dapat dikendalikan. Untuk menanggulangi masalah tersebut, diberlakukanlah berbagai macam cara untuk meningkatkan ketahanan suatu baja terhadap korosi. Salah satu cara yang biasa dilakukan adalah dengan metode Galvanisasi Celup Panas. Dalam proses tersebut, benda kerja dicelupkan ke dalam larutan seng (Zn) dengan suhu berkisar 445-455°C, sehingga larutan Zn tersebut akan menjadi logam pelapis yang akan melindungi baja. Setelah melakukan proses Galvanisasi Celup Panas, untuk menganalisa pengaruh pH terhadap laju korosi dari ketebalan lapisan Zn tersebut, diberlakukanlah metode immersion, yaitu merendam baja hasil galvanis ke dalam larutan basa dengan 3 macam variasi pH yaitu 9,88; 11,35; dan 12,45 dalam kurun waktu 1 jam. Dari hasil perendaman baja dalam larutan basa tersebut, dapat diketahui nilai laju korosi baja dengan metode perhitungan Kehilangan Berat atau biasa disebut dengan metode Weight Loss. Hasil perhitungan Kehilangan Berat yang didapat, menyimpulkan bahwa semakin rendah nilai pH akan semakin tinggi nilai laju korosinya. Begitu juga sebaliknya semakin tinggi nilai pH akan semakin rendah nilai laju korosinya.

C Corrosion is the process of progressively destroying metal surfaces by aggressive external environments. Corrosion is a problem that is very common. Not infrequently some companies suffered losses caused by corrosion in steel. Corrosion is a problem that can not be eliminated, but can be controlled. To overcome this problem, various methods are used to improve the resistance of a steel to corrosion. One of the usual ways is to use the Hot-Dip Galvanizing Method. In the process, the steel is immersed in a zinc (Zn) solution with a temperature ranging from 445-455°C, so that the Zn solution will become a metal coating that will protect the steel. After conducting the hot-dip galvanizing process, to analyze the effect of pH on the corrosion rate of Zn layer thickness, immersion method was applied, which is immersion of galvanized steel into alkaline solution with 3 kinds of pH variation ie 9.88; 11.35; and 12.45 within 1 hour. From the result of immersion of steel in the basic solution, it can be seen the effect of pH on the corrosion rate of steel with weight loss calculation method or commonly called the weight loss method. The results of the calculation of weight loss obtained, concluded that the lower the pH value, the higher the corrosion rate. Likewise, the higher the pH value, the lower the corrosion rate.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?