DETAIL KOLEKSI

Uji laju degradasi komposisii nilai kandungan C, N, P dalam straw -mix sebagai upaya menimalisasi limbah padat


Oleh : Ahmad Sauqi

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Mukhtar Gozali

Pembimbing 2 : Sintorini Moerdjoko

Subyek : Solid waste

Kata Kunci : straw-mix formulated, molasses, acetobacillus


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2003_TA_STL_08294015_Halaman-Judul.pdf 1801.71
2. 2003_TA_STL_08294015_Lembar-Pengesahan.pdf 1175.63
3. 2003_TA_STL_08294015_Bab-1_Pendahuluan.pdf 745.46
4. 2003_TA_STL_08294015_Bab-1_Pendahuluan.pdf 745.46
5. 2003_TA_STL_08294015_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1982.29
6. 2003_TA_STL_08294015_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 1085.11
7. 2003_TA_STL_08294015_Bab-4_Hasil-Penelitian-dan-Pembahasan.pdf 1696.11
8. 2003_TA_STL_08294015_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 661.61
9. 2003_TA_STL_08294015_Daftar-Pustaka.pdf 608.39
10. 2003_TA_STL_08294015_Lampiran.pdf 3549.67

P Pencemaran lingkungan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, bertambah dan beraneka ragamnya industri. Namun prasarana untuk mengolah limbah tidak berkembang sepesat pertambahan limbah. Masalah yang sering timbul adalah bahwa pengelolaan limbah akan menambah biaya tanpa disertai manfaat yang dapat diukur secara kuantitatifSalah satu cara yang digunakan untuk memanfaatkan limbah padat adalah bagaimana limbah padat tersebut ditransformasikan menjadi sebuah produk. Pada penelitian ini, altematif baru untuk membuat suatu produk dengan mernanfaatkan limbah padat adalah dengan membuat makanan temak dari serat atau ampas tebu (straw-mix) yang diformulasikan dengan molases dan juga bahan penguat atau konsentrat yang berasal dari nutrisi bahan-bahan makanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalisasi limbah padat menjadi sesuatu yangberguna sehingga limbah padat tersebut tidak mencemarkan lingkungan dan juga menguji laju degradasi dari produk yang terbentuk untuk mengetahui degradasi dari unsur Karbon (C) Nitrogen (N) Phosfor (P) dalam waktu tertentu melalui analisis proksimat. Tempat pelaksanaan penelitian tersebut bertempat di laboratorium pengendalian dan pencemaran lingkungan (PPL) di jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung dan laboratorium fakultas petemakan Universitas Padjajaran Bandung.Penelitian ini menggunakan limbah padat yang berasal dari industri gula, seperti : ampas tebudan molases yang berfungsi sebagai isolator dan juga limbah lemak yang berasal dari buangan hotel, juga banyak menggunakan bahan-bahan yang mengandung sumber karbohidart, protein clan nutrisi yang tinggi.Setelah mengalami proses pencampuran maka akan terbentuk proses fermentasi yang dilakukan oleh suatu mikroba yang akan menguraikan kadar senyawa kimia dalam pakan tersebut. Mikroba yang berperan dalam proses tersebut adalah jenis Acetobacillus.Pada penelitian di laboratorium menunjukan bahwa pada pakan temak yang terbentuk terdapat 14 unsur kimia yang terkandung di dalamnya, diantaranya yaitu unsur C; N; P. Melalui proses penelitian pakan tersebut hanya dapat bertahan selama 8 minggu, bila lewat dari 8 minggu maka pakan tersebut akan berjamur dan membusuk, faktor ini disebabkan karena nilai kandungan senyawa kimia yang terkandung di dalamnya setiap I minggu semakin menurun. •Laju degradasi nilai kandungan karbon (C) pakan tersebut pada minggu pertama yaitu sebesar2,38%, setelah mengalami degradasi pada minggu kedelapan laju degradasi nilai kandungannya menurun menjadi 0, 73%, sehingga dapat diperoleh konsentrasi C terhadap waktu melalui persamaan korelasi dan regresi linier sebesar 98,74%. Untuk laju degradasi nilai kandungan nitrogen (N) pada minggu pertama yaitu sebesar 8,93%, pada minggu kedelapan terdegradasi menjadi 2,89%, sedangkan laju degradasi konsentrasi N terhadap waktu melalui persamaan korelasi dan regresi liniemya yaitu sebesar 97, 13%. Untuk laju degradasi nilai kandungan Phospor (P) pada minggu pertama yaitu sebesar0,49%, pada minggu kedelapan terdegradasi menjadi O, 17%, sedangkan konsentrasi P terhadap waktumelalui persamaan korelasi dan regresi liniemya yaitu sebesar 99,29%.Pada praktek penguiiannya di lapangan terhadap sapi, pakan temak tersebut dapat menambah berat badan dan jumlah produksi susu dalam 1 hari menjadi meningkat. Biasanya 1 ekor sapi dalam 1 hari menghasilkan 17-18 liter per hari, setelah menggunakan pakan temak, dengan asupan pakan ternak 7,2 kg, menjadi 19-20 liter per hari, berarti tingkat kenaikan produksi susu dalm 1 hari mencapai sekitar 2 liter.

E Environment pollution increase together with more people, more and diversity industries. But facilities to handle the waste are not developed as the increasing waste. The most important problem that emerge is that waste handling will make more cost without benefit that can be measured quantitatively.One way to take benefit from solid waste is how to transform the solid waste into a product. In this research, a new alternative to make a product by using solid waste is by making cattle's food from straw mix which formulated with molasses and also concentrate that comes from nutrition of food..The purposes of the research are to minimize solid waste into something useful so the waste will not pollute the environment and also to know degradation rate of Carbon (C), Nitrogen (N) and Phosphor (P) in a certain time by proximate analyze. Places of the research are in environment pollution control laboratory at Chemical Engineering Department, Politeknik Negeri Bandung and animal husbandry faculty laboratory at Universitas Padjajaran Bandung.This research is using solid waste that comes from sugar industry such as straw mix and molasses that have function as isolator an also grease waste that comes from hotel waste. The material also using component that content of high Carbohydrate, protein and nutrition.After mixing processing, fermentation process will happen that involved one kind of microbe that will degrade concentration of the chemical in the food. The microbe that has the most important role in the process is Acetobacillus.Research in the laboratory shows that the food content of 14 chemicals elements includeCarbon, Nitrogen and Phosphor. By research process, knows that the food only can hold out until 8 weeks. If more than 8 weeks, the food will be covered with mold and decomposed. The. cause of the factor is content of the chemical compound will decrease every week.Degradation rate of Carbon in the 1st week is 2,38 % and than after 8th week, degradation ratecan reach 0,73 % so can be known relation between degradation rate to time, by using correlation and linear regression equation, is 98,74 %. Degradation rate ofNitrogen in the 1st week is 8,93 % and than after 8th week, degradation rate can reach 2,89 % so can be known relation between degradation rate to time, by using correlation and linear regression equation, is 97,13 %. Degradation rate of Phosphor in the 1st week is 0,49 % and than after gth week, degradation rate can reach 0, 17 % so can be known relation between degradation rate to time, by using correlation and linear regression equation, is99,29%.In practically to cows, the food can increase the weight and milk productivity of cows in one day. 1 cow used to produce 17-18 liters/day, after feeding with 7,2 kgs, increase milk productivity into 19-20 liters/day that means the increasing rate of milk productivity in a day can reach 2 liters

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?