DETAIL KOLEKSI

Distribusi frekuensi indeks pederson pada gigi impaksi molar ketiga rahang bawah dengan radiografi panoramik (Kajian pada Pasien di RSGM FKG Universitas Trisakti) (laporan penelitian)

0.0


Oleh : Reni Finna Astriana

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 AST d

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : drg. Anggraeny Putri Sekar Palupi, Sp.BM.

Subyek : Oral surgery

Kata Kunci : third molar impacted tooth, panoramic radiograph, pederson index, odontectomy, odontectomy difficult


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_KG_040001400131_Halaman-Judul.pdf 1494.61
2. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-1.pdf 611.81
3. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-2.pdf 706.88
4. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-3.pdf 609.77
5. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-4.pdf 652.62
6. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-5.pdf 621.09
7. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-6.pdf 617.87
8. 2018_TA_KG_040001400131_Bab-7.pdf 603.2
9. 2018_TA_KG_040001400131_Daftar-Pustaka.pdf 613.03
10. 2018_TA_KG_040001400131_Lampiran.pdf 1480.44

G Gigi impaksi merupakan perkembangan yang abnormal dari suatu pertumbuhan gigi. Hal ini dapat terjadi karena ketidaktersediaan ruangan yang cukup pada rahang untuk tumbuh gigi secara sempurna, jaringan lunak disekitarnya, supernumerry teeth, dan ukuran gigi dengan bentuk angulasi rahang yang tidak sesuai sehingga gigi menjadi impaksi. Untuk mengetahui jumlah frekuensi mengenai tingkat kesulitan odontektomi pada gigi impaksi molar ketiga rahang bawah yang ditentukan melalui pemeriksaan radiografi panoramik berdasarkan indeks Pederson pada pasien di Unit RSGM FKG Universitas Trisakti. Penelitian ini menggunakan cross-sectional dengan analisa secara deskriptif menggunakan 159 sampel data sekunder berupa gambaran radiografi panoramik pada pasien dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 92 orang dan jenis kelamin laki-laki sebanyak 67 orang dengan rentang usia 20 sampai 25 tahun. Data yang diperoleh kemudian diolah dalam Ms.Excel membentuk tabel sesuai dari hasil penelitian. Jumlah frekuensi tingkat kesulitan odontektomi pada gigi impaksi molar ketiga rahang bawah yang ditentukan melalui pemeriksaan radiografi panoramik menunjukkan pada rentang usia 20 sampai 25 tahun kasus terbanyak yang dilakukan peneliti di RSGM FKG Universitas Trisakti sebanyak 115 kasus atau 72,32% dari 159 kasus yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kasus odontektomi yang dilakukan di RSGM FKG Universitas Trisakti pada periode bulan Oktober sampai Desember 2017 adalah ringan.

I Impacted tooth is an abnormal development of tooth eruption. This condition may occur due to insufficient space in the jaw for tooth to erupt perfectly, surrounding soft tissue, supernumerary teeth, tooth size, and incorrect jaw angulation. The purpose of this study was to determine the frequency of mandibular third molar odontectomy rate of difficulty in Trisakti University Dental Hospital patients. The rate of difficulty was determined by panoramic radiograph examination according to Pederson index. This study used cross-sectional approach with descriptive analysis on 159 secondary samples in the form of panoramic radiograph of patients within age group of 20-25 years old. Out of all samples, 92 of them were females and 67 were males. The obtained data were subsequently processed in Ms. Excel by creating table according to the results of this study. A total of 115 cases of mandibular third molar odontectomy, or 72.32% out of 159 cases performed in Trisakti University Dental Hospital showed mild difficulty rate. This study concludes that the difficulty of odontectomy cases performed in Trisakti University Dental Hospital from October to December 2017 were classified as mild.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?