DETAIL KOLEKSI

Pengaruh media pendingin pada proses hardening terhadap kekuatan impak baja s45c


Oleh : Govar Arianzas

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Govar Arianzas

Subyek : Steel - Hardening;Refrigeration - Mechanical engineering

Kata Kunci : impact test, hardening, water, palmoil.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2019_TA_STM_061001400059_Halaman-Judul.pdf
2. 2019_TA_STM_061001400059_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2019_TA_STM_061001400059_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2019_TA_STM_061001400059_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2019_TA_STM_061001400059_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2019_TA_STM_061001400059_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf
7. 2019_TA_STM_061001400059_Bab-5_Kesimpulan.pdf
8. 2019_TA_STM_061001400059_Daftar-Pustaka.pdf
9. 2019_TA_STM_061001400059_Lampiran.pdf

B Baja memiliki banyak kegunaan. Proses perlakuan panas pada baja S45C dapat merubah karakteristik awal dari baja tersebut. Hardening dilanjutkan dengan proses Quenching merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan nilai ketangguhan dari baja S45C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hardening dengan media pendingin minyak sayur dan air terhadap nilai kekuatan impak baja S45C. Metode penelitian Sampel baja S45C dipanaskan pada suhu 900˚C selama 1 Jam. Sampel kemudian di Quenching pada media air dan minyak sayur kemudian diuji impak dengan metode charpy dan untuk mengetahui Strukturmikro pada baja S45C maka dilakukan pengujian metalografi. Nilai Kekuatan impak baja S45C (Raw Material) adalah 0.416 Joule/mm2, Hardening (900˚C, 1 Jam) dengan media Quenching Air menyebabkan nilai kekuatan impak menurun dari 33.58 Joule menjadi 10.84 Joule atau turun 68%, Hardening (900˚C, 1 Jam) dengan media Quenching Minyak Sayur menyebabkan nilai kekuatan impak naik dari 33.58 Joule menjadi 45.57 Joule atau naik 36% , Mikrostruktur pada baja S45C “Raw Material” adalah ferit dan perlit, Mikrostruktur kode sampel “Quenching Air” adalah Martensit, Mikrostruktur kode sampel “Quenching Minyak Sayur” adalah Bainit.

S Steel has many uses. The heat treatment process in S45C steel can change the initial characteristics of the steel. Hardening followed by Quenching is one method that can be used to increase the toughness value of S45C steel. The purpose of this study was to determine the effect of hardening with palm oil or water cooling media on the value of S45C steel impact strength. Research method Samples of S45C steel were heated at 900ËšC for 1 hour. The sample then quenched on the medium of water or palm oil was then tested for impact using the Charpy method and to determine the microstructure of S45C steel metallographic testing was carried out. The value of impact strength of S45C steel (Raw Material) is 33.58 Joule, Hardening (900ËšC, 1 Hour) with Quenching Air media causing the value of impact strength to decrease from 33.58 Joule to 10.84 Joule or down 68%, Hardening ( 900ËšC, 1 Hour) with Palm Oil Quenching media causes the impact strength to rise from 33.58 Joule to 45.57 Joule or up 36%, Microstructure in S45C steel "Raw Material" is ferrite and pearlite, Microstructure sample code "Quenching Water "is Martensite. the microstructure of the sample code" Quenching Palm Oil "is Bainite.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?