DETAIL KOLEKSI

Perancangan lansekap mal perbelanjaan jalan Pasar Baru, Kawasan Pasar Baru, Jakarta


Oleh : Nur Yunita

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2001

Pembimbing 1 : Subechi Abdullah

Pembimbing 2 : S. Rahardjo

Subyek : Shopping malls - Designs and plans

Kata Kunci : public open space, shopping centre, Pasar Baru.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2001_TA_SAL_08196070_Halaman-Judul.pdf 2115.97
2. 2001_TA_SAL_08196070_Lembar-Pengesahan.pdf 713.19
3. 2001_TA_SAL_08196070_Bab-I_Pendahuluan.pdf 1142.21
4. 2001_TA_SAL_08196070_Bab-II_Studi-Kepustakaan-dan-Penyigihan-Lapangan.pdf 5577.03
5. 2001_TA_SAL_08196070_Bab-III_Identifikasi-Potensi,Kendala,dan-Permasalahan-Perancangan.pdf 978.04
6. 2001_TA_SAL_08196070_Bab-IV_Program-Kebutuhan-Ruang-dan-Fasilitas.pdf 885.34
7. 2001_TA_SAL_08196070_Bab-V_Konsep-Perancangan-Lansekap.pdf 1042.87
8. 2001_TA_SAL_08196070_Bab-VI_Hasil-Rancangan-Lansekap.pdf 1296.98
9. 2001_TA_SAL_08196070_Daftar-Pustaka.pdf 912.03
10. 2001_TA_SAL_08196070_Lampiran.pdf 14954.24

P Perancangan lansekap mal perbelanjaan jalan Pasar Baru, kawasan Pasar Baru, Jakarta dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat kota akan suatu ruang terbuka publik sebagai tempat berinteraksi, rekreasi, dan hiburan, disamping potensi-potensi yang dimiliki tapak yang belum dimanfaatkan secara optimal serta terdapatkan permasalahan-permasalahan yang menyebabkan menurunnya citra kawasan Pasar Baru sebagai salah satu pusat perbelanjaan lama di Jakarta. Dengan interpretasi lansekap sebagai tempat, dan tema yaitu keterpaduan fungsi kegiatan ruang dalam dan uang luar, perancangan ini memiliki tujuan untuk menjadikan ruang terbuka publik di Jl. Pasar Baru sebagai tempat interaksi terpadu bagi masyarakat kota melalui penataan ruang lansekap, dengan sasaran yang ingin dicapai membebaskan jalur pejalan kaki dari pedagang kaki lima, menata kembali tempat untuk menampung sektor informal, menyediakkan sarana dan prasarana yang menunjang fungsi dan kegiatan kawasan dan meningktakan kenyamanan pemakai, serta menata jalur sirkulasi pejalan kaki yang aman, nyaman dan manusiawi.Identifikasi potensi dan kendala tapak diperoleh berdasarkan hasil analisa terhadap kondisi existing, data-data dan master plan yang ada, dillihat dari aspek fisik dan non fisik serta kondisi lingkungan di sekitar tapak. Pernyataan permasalahan perancangan mempertimbangkan aspek fungsi, bentuk, ekonomi, dan waktu yaitu bagaimana mengembangkan ruang luar koridor yang berkesinambungan dan dapat menunjang aktivitas yang berlangsuung di dalam tapak sepanjang hari, melalui penataan lansekap, dnegan pertimbangan mengutamakan faktor pejalan kaki sehingga pemakai dap beraktifitas dengan aman dan nyaman.Program pengembangan fungsi ruang luar dibedakan atas area penerima I (utara), area penerima II (selatan), dengan fasillitas pintu gerbang, plazza penerima, dan parkir ; area rekreasi dan belanja dengan fasilitas shopping street, kafe terbuka, plaza multifungsi I dan II, warung jajan, landmark, area main anak, ruang terbuka, bengkel seni ; area penunjang dengan fasilitas pusat ATM yang terdapat di dalam area rekreasi belanja; serta area service dengan fasilitas area drop service dan tempat pembuangan sampah.Konsep dasar perancangan mengacu pada interpretasi dan tema yang dipilih, diwujudkan dengan pendekatan pada kontinuitis jalur pedestrian dan pembentukan ruang terbuka publik yang memadukan fungsi kegiatan. Konsep ruang luar ialah ruang koridor yang terbatas, linier, menerus sehingga perlu activity nodes pada titik-titik tertentu dan pentaan area untuk menampung sektor informasi; konsep sirkulasi yang mengutamakan pergerakan pejalan kaki berpola linier mengikuti pola massa bangunan yang ada dan adanya permainan pola, warna, jenis perkerasan yang menarik; konsep tata hijau untuk menciptakan wilayah teduh, bernilai estetis, dan menjadi pemersatu antar bangunan dan fasilitas; konsep bentuk yang menerapkan pola geometris dan transformasinya, sederhana, formal, namun tidak monoton; serta konsep utilitas yang fungsional dan mengembangkan sistem jaringan utilitas terpadu berupa jaringan di bawah tanah.Hasil rancangan lansekap terdiri atas 5 area yaitu area penerima I dan II, area rekreasi dan belanja, area penunjang, dan area servis beserta fasillitas-fasilitas didalamnya, dengan gubahan suasana ruang luar yang dapat menunjang kegiatan dalam tapak dan menjadi daya tarik pengunjung untuk mengunjungi Pasar Baru.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?