DETAIL KOLEKSI

Intervensi ergonomi untuk mengurangi risiko postur kerja operator perbaikan pada Bengkel Lestari Motor


Oleh : Stefani Tannyago

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Nora Azmi

Subyek : Human engineering

Kata Kunci : rapid entire body assessment (reba), quick exposure check (qec), concept development work posture, a


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STI_063001600009_Halaman-Judul.pdf 504.51
2. 2020_TA_STI_063001600009_Lembar-Pengesahan.pdf 258.12
3. 2020_TA_STI_063001600009_Bab-1_Pendahuluan.pdf 290.03
4. 2020_TA_STI_063001600009_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 20.95
5. 2020_TA_STI_063001600009_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 184.71
6. 2020_TA_STI_063001600009_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 1343.4
7. 2020_TA_STI_063001600009_Bab-5_Kesimpulan.pdf 20.95
8. 2020_TA_STI_063001600009_Daftar-Pustaka.pdf 149.49
9. 2020_TA_STI_063001600009_Lampiran.pdf 340.67

B Bengkel Lestari Motor merupakan usaha yang bergerak dibidang otomotif yang menjual dan dapat memperbaiki motor. Pada bengkel tersebut ditemukan permasalahan pada operator perbaikan motor yang terkait dengan postur kerja. Posisi operator seringkali jongkok saat sedang memperbaiki motor dan menggunakan peralatan yang berada di sekeliling operator. Situasi ini membuat operator merasakan ketidaknyamanan dalam bekerja karena terdapat keluhan rasa sakit yang dirasakan oleh operator yaitu sakit pada punggung, sakit pada pinggang, sakit pada bahu kanan, bahu kiri, sakit pada lutut kanan dan lutut kiri. Berdasarkan hasil wawancara tersebut, dilakukan idenifikasi keluhan dengan menggunakan kuesioner EASY untuk enam operator dengan hasil skor 4 pada bahu kanan, skor 5 pada leher dan pinggang, dan skor 6 pada kaki dan merupakan klasifikasi berat. Selanjutnya menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada enam operator dengan hasil diatas 50% pada bagian bahu kiri, bahu kanan, punggung, pinggang, pinggul, pergelangan tangan, paha kanan, betis kiri, dan betis kanan. Berdasarkan permasalahan dan kuesioner tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki postur kerja operator perbaikan motor dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Quick Exposure Check (QEC). Dari pengukuran tingkat risiko postur dengan menggunakan metode REBA diperoleh score sebesar 10 yang berarti risiko sangat tinggi. Pengukuran risiko dengan menggunakan metode QEC melalui penyebaran kuesioner kepada enam operator memberikan hasil rata-rata exposure score sebesar 82,67%. Hasil ini juga menunjukkan tingkat risiko yang sangat tinggi. Untuk menurunkan tingkat risiko postur dilakukan rancangan alat bantu dengan menggunakan tahapan pengembangan konsep dan menggunakan data antropometri masyarakat Indonesia serta ukuran motor sebagai bahan pertimbangan dalam pembuatan rancangan. Rancangan alat bantu yang dihasilkan berupa landasan motor dimana potor dapat berada sejajar dengan pandangan operator perbaikan motor dengan berbahan dasar baja, memiliki 2 kaki, dengan jenis landasan yang rata, kaki berbentuk persegi, dan memiliki 1line landasan. Hasil rancangan alat bantu digambarkan dengan Software CATIA dan juga dilakukan implementasi langsung terhadap operator. Dari hasil implementasi, diketahui terjadi penurunan skor REBA menjadi 2 yang termasuk dalam kategori risiko rendah.

B Bengkel Lestari Motor is a business engaged in the automotive sector that sells and can repair motorcycles. At the workshop found problems in motorcycle repair operators associated with work posture. The operator's position often squats when repairing a motorcycle and using equipment around the operator. This situation makes the operator feel discomfort at work because there are complaints of pain felt by the operator that is a pain in the back, waist, right shoulder, left shoulder, right knee, and left knee. Based on the results of the interview, a complaint was identified using the EASY questionnaire for six operators with a score of 4 on the right shoulder, a score of 5 on the neck and waist, and a score of 6 on the foot and is a weight classification. Next use the Nordic Body Map (NBM) questionnaire on six operators with results above 50% on the left shoulder, right shoulder, back, waist, hips, wrists, right thigh, left calf, and right calf. Based on these problems and questionnaires, this study aims to improve the work posture of motorcycle repair operators using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Quick Exposure Check (QEC) methods. From measuring the level of posture risk using the REBA method, a score of 10 is obtained, which means the risk is very high. Risk measurement using the QEC method through questionnaires to six operators gave an average exposure score of 82.67%. This result also shows a very high level of risk. To reduce the level of posture risk, aids design was carried out by using the stages of concept development and using anthropometric data of the Indonesian people and the size of the motor as material for consideration in the design. The design of the resulting tool is in the form of a motor base where the motor can be aligned with the view of the motor repair operator with a steel base, has 2 legs, with a flat base type, square-shaped feet, and has 1line runway. CATIA software and the direct implementation of the operator will be compared to REBA scores before improvement and after repairs are made. The analysis shows that the REBA score category decreases with the total REBA score of 2 which is included in the low-risk category.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?