DETAIL KOLEKSI

Perencanaan sistem penyaluran air buangan di Lippo Cikarang


Oleh : Neneng Fitriah

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2002

Pembimbing 1 : Winami

Pembimbing 2 : Ariani Dwi Astuti

Subyek : Sewage disposal - Design

Kata Kunci : LIPPO Cikarang, wastewater distribution system


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2002_TA_STL_08298025_Halaman-Judul.pdf 1503.82
2. 2002_TA_STL_08298025_Bab-1.pdf 780.83
3. 2002_TA_STL_08298025_Bab-2.pdf 1891.88
4. 2002_TA_STL_08298025_Bab-3.pdf 2330.29
5. 2002_TA_STL_08298025_Bab-4.pdf 914.66
6. 2002_TA_STL_08298025_Bab-5.pdf 934.77
7. 2002_TA_STL_08298025_Bab-6.pdf 1713.25
8. 2002_TA_STL_08298025_Bab-7.pdf 1829.61
9. 2002_TA_STL_08298025_Bab-8.pdf 662.53
10. 2002_TA_STL_08298025_Bab-9.pdf 628.52
11. 2002_TA_STL_08298025_Daftar-Pustaka.pdf 606.13
12. 2002_TA_STL_08298025_Lampiran.pdf 5038.53

L Lippo Cikarang merupakan daerah pengembangan baru yang akan direncanakan sebagai kawasan perumahan dan industri. Saat ini sebagian dari kawasan industri Lippo Cikarang sudah memiliki jaringan pipa air buangan yang disalurkan ke instalasi pengolahan air buangan industri. Sedangkan kawasan perumahan dan sarana komersial yang ada di Lippe Cikarang saat ini, mempunyai sistem pengolahan air buangan yang dilakukan secara on site menggunakan septic tank. Untuk itu direncanakan suatu sistem penyaluran air buangan yang akan melayani kawasan perumahan (domestik) dan kawasan komersial secara off site.Sistem penyaluran air buangan di Lippo Cikarang direncanakan sampai dengan akhir tahun perencanaan. Yaitu merencanakan sistem penyaluran air buangan sampai semua lahan di kawasan Lippe Cikarang terisi penuh untuk perumahan dan komersial yang dalam ha ini diasumsikan semua peruntukkan berupa rumah toko ( ruko ).Penduduk di LiRPO Cikarang sampai dengan akhir tahun perencanaan diperkirakan berjumla 2~9.458 jiwa. Faktor hari maksimum 1, 1.7 dan persentase air buangan didapat dengan mengadakan perbandingan dengan kawasan di Lippo Karawaci yaitu sebesar 85,58 %. Debit rata-rata air buangan di akhir tahun perencanaan adalah sebesar 2,38 L/detik/lOOOjiwa.l-Iasil perhitungan untuk alternatif I yaitu debit puncak 1280 L/detik, panjang pipa induk 19.150 m, diameter pipa yang digunakan 150-1200 mm, jumlah manhole 192 buah, dan perlengkapan lain berupa 5 unit bangunan gelontor, 5 unit siphon dan 17 unit pompa dengan perkiraan biaya sebesar Rp27.014.527.838,00. Sedangkan pada altematif 11 rnemiliki debit puncak 1279 L'detik, panjang pipa induk 18.850 m, diameter pipa yang digunakan 200-1200 mm, jumlah manhole188 buah, menggunakan 5 unit bangunan gelontor, 5 unit siphon serta 15 unit pompa dengan perkiraan biaya Rp26.921.693.713,00. Oleh karena itu alternatif Il menjadi altematif terpilih.

L Lippo Cikarang is a new developing area is planned to be a district of housing and industry. Today, some parts of Lippo Cikarang industrial area already have waste water distribution systems that flow into a waste water treatment plant. However, the ho using and the commercial areas in Lippo Cikarang are still using septictanck as their waste water treatment system, where as in theory is known as an on site waste water treatment system. For this reason on off site waste water distribution system is planned for the housing and commercial area Lippo Cikarang waste water distribution system is planned until the end of the planned year. It includes planning a waste water distribution system, when all area in Lippo Cikarang is used for housing and commercial needs.The total population in Lippe Cikarang is estimated to be around 239 458 lives by the end of the planned year with the day maximum factor 1,17 and 85,58% of waste waler, which is picked up from doing a comparison with Lippo Karawaci district. The average flow of waste water by the end of the planned year is estimated to be 2,38 lt sec/1000 lives There are two altematives in planning the wastewater distribution system. The calculation results on the 1 lst altemalive are as-follow peak flow 1280 hr/sec,19150 m long main pipe, 150-1290 mm in diameter, 192 manhole, 5 units of flushing building, 5 unit syphon and 17 units pump, all with an estimated cost up to Rp 27 014.527.838,00. The 2nd alternative, however has peak flow 1279 ltr/sec,18850 m long main pipe, 200-1200 mm in diameter, 188 manholes, 5 units of flushing building, 5 'units syphon and 15 units pump, all up to Rp26.921.693. 713,00. With this, 2nd alternative is chosen.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?