DETAIL KOLEKSI

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket dari limbah tempurung kelapa, di Desa Banjar Wangi, Kecamatan Polosari, Kab. Pandeglang, Propinsi Banten


Oleh : Syamidi Patian

Info Katalog

Kata Kunci : shell waste, briquettes, waste.

Subyek : Waste products - Recycling;Waste products as fuel

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Halaman : 15 p.


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2016_PKM_FTKE_Sosialisasi-dan-Pelatihan-Pembuatan-Briket-dari-Limbah_Halaman-Judul.pdf
2. 2016_PKM_FTKE_Sosialisasi-dan-Pelatihan-Pembuatan-Briket-dari-Limbah_Bab-1_Pendahuluan.pdf
3. 2016_P~3.PDF
4. 2016_PKM_FTKE_Sosialisasi-dan-Pelatihan-Pembuatan-Briket-dari-Limbah_Bab-3_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
5. 2016_PKM_FTKE_Sosialisasi-dan-Pelatihan-Pembuatan-Briket-dari-Limbah_Lampiran.pdf

T Tempurung merupakan lapisan keras yang terdiri atas lignin, selulosa, metoksil, dan berbagai mineral. Kandungan bahan-bahan tersebut beragam sesuai dengan jenis kelapanya. Struktur yang keras disebabkan oleh silikat (SiO2) yang cukup tinggi kadarnya pada tempurung. Berat tempurung sekitar 15-19 % dari berat keseluruhan buah kelapa. Arang batok kelapa merupakan produk yang diperoleh dari pembakaran tidak sempurna terhadap tempurung kelapa. Sebagai bahan bakar, arang lebih bagus dibanding arang kayu bakar. Oleh karena itu, peluang usaha pembuatan arang dari bahan tempurung kelapa terbilang lebih menguntungkan.Briket merupakan sumber energi alternatif yang memiliki banyak keuntungan dari arang biasa. Salah satu keuntungannya adalah ramah lingkungan sehingga baik digunakan bagi semua orang. Keuntungan yang ditawarkan dari pengolahan arang batok kelapa tersebut terbukti tidak sekadar teori perhitungan angkaangka kosong. Dari arang batok kelapa tersebut ia berhasil mengumpulkan keuntungan yang lumayan besar. Di pasaran, arang dengan kualitas terbaik, tanpa mengandung air, laku terjual dengan harga Rp 3.500 sampai Rp 5.000 per kilogram. ( sumber : PT Nuraria Maju Bersama (NMB), salah satu produsen briket tempurung kelapa berskala nasional)

S Shell is a hard layer consisting of lignin, cellulose, methoxyl, and various minerals. The contents of these ingredients vary according to the type of coconut. The hard structure is caused by the silicate (SiO2) which is quite high in the level of the shell. The weight of the shell is around 15-19% of the total weight of the coconut fruit. Coconut shell charcoal is a product obtained from incomplete combustion of coconut shells. As fuel, charcoal is better than firewood charcoal. Therefore, the business opportunity of making charcoal from coconut shell material is more profitable.Briquette is an alternative energy source that has many advantages from ordinary charcoal. One of the advantages is that it is environmentally friendly so it is good for everyone. The benefits offered from the processing of coconut shell charcoal are proven to be more than just a theory of empty number calculation. From the coconut shell charcoal he managed to collect a sizable profit. In the market, charcoal of the highest quality, without containing water, is sold at a price of Rp 3,500 to Rp 5,000 per kilogram. (source: PT Nuraria Maju Bersama (NMB), a national scale coconut shell briquette producer)

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?