DETAIL KOLEKSI

Pengenalan mitigasi bencana geologi (gerakan tanah) berbasis pengetahuan umum masyarakat, Kecamatan Cibaliung - Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten


Oleh : Abdurrachman Asseggaf, Budi Wijaya, Fachruddin

Info Katalog

Kata Kunci : disaster mitigation, introduction, training, disaster in Indonesia

Subyek : Hazard mitigation - Geology

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Halaman : 29 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_PKM_FTKE_Pengenalan-Mitigasi-Bencana_Halaman-Judul.pdf 592.71
2. 2012_PKM_FTKE_Pengenalan-Mitigasi-Bencana_Bab-1_Pendahuluan.pdf 581.24
3. 2012_PKM_FTKE_Pengenalan-Mitigasi-Bencana_Bab-2_Kondisi-Fisik-Daerah-Kajian.pdf 1069.72
4. 2012_PKM_FTKE_Pengenalan-Mitigasi-Bencana_Bab-3_Kesimpulan.pdf 571.85
5. 2012_PKM_FTKE_Pengenalan-Mitigasi-Bencana_Daftar-Pustaka.pdf 544.36
6. 2012_PKM_FTKE_Pengenalan-Mitigasi-Bencana_Lampiran.pdf 2167.26

S Secara umum sudah dapat dipahami bahwa wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan suatu kawasan yang Rawan akan terjadinya Bencana Geologi. Ini diakibatkan oleh fenomena kondisi geologi NKRI yang sangat dinamis (Ring of Fire), Pulau Jawa mempunyai beberapa jenis kebencanaan geologi di antaranya gempabumi, letusan gunungapi, tsunami dan gerakantanah/longsor.Salah satu kebencanaan ini akan lebih dominan atau sering terjadi pada suatu kawasan, walaupun dalam bentuk luasan terbatas yang akan ditinjau atas dasar faktor penyebab, proses yang terjadi dan jenisnya.Kecamatan Cikeusik dan Cibaliung Kabupaten Pandeglang Banten terletak kurang lebih 225 - 230 km dari kota Jakarta yang mempunyai beberapa kondisi; bentang alam umumnya berupa dataran rendah hingga perbukitan, litologi pembentuk endapan permukaan dan batuan sedimen, dan sering mengalami goncangan akibat gempabumi.Dalam Penataan Ruang Kawasan Bencana Longsor (Dirjend. Penataan Ruang, 2007), maka dapat dilakukan analisis tingkat kerawanan suatu kawasan dengan menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu karakteristik alami dan aktifitas manusianya. Hasil penetapan status kawasan dapat digunakan dalam penanggulangan yang berwawasan lingkungan.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?