DETAIL KOLEKSI

Halitosis dan penatalaksanaannya

0.7


Oleh : Sri Lestari

Info Katalog

Status Verifikasi : Sudah

Link :

Subyek : Oral hygiene

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Halaman : 12 p.


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2020_MD_FKG_1687.pdf

H Halitosis merupakan bau mulut pada saat seseorang mengeluarkan nafas (biasanya tercium pada saat berbicara). Halitosis dapat disebabkan oleh keringnya rongga mulu, stress, berpuasa, makanan yang berbau khas, dan makanan lain yang biasanya mengandung senyawa sulfur, selain itu juga disebabkan karena kebersihan mulut yang buruk. Faktor lokal halitosis dapat berasal dari lidah dan sulkus gingiva, retensi makanan pada permukaan gigi atau diantara gigi, tongue coating, necrotizing ulcerative gingivitis (NUG), keadaan dehidrasi, karies gigi, gigi tiruan, merokok, dan penyembuhan luka bedah. Sedangkan sumber ekstra oral penyebab halitosis antara lain berasal dari berbagai infeksi atau lesi traktus respiratorius seperti bronchitis, pneumonia, bronkhiektasis dan lain-lain. Tindakan seperti scaling, polishing, sikat gigi, dan flossing, serta pembersihan lidah dilakukan untuk meningkatkan kebersihan mulut sehingga bau mulut dapat dikurangi. Prosedur tersebut pada umumnya dilakukan untuk menghilangkan akumulasi plak bakteri atau mengurangi jumlah bakteri. Dengan menjaga oral hygiene, aktivitas bakteri dapat ditekan sehingga halitosis akan berkurang.

H Halitosis is bad breath when a person exhales (usually smells while speaking). Halitosis can be caused by dryness of the mouth cavity, stress, fasting, foods that have a distinctive smell, and other foods that usually contain sulfur compounds, but it is also caused by poor oral hygiene. Local factors of halitosis can come from the tongue and gingival sulcus, retention of food on the surface of the teeth or between the teeth, tongue coating, necrotizing ulcerative gingivitis (NUG), dehydration, dental caries, dentures, smoking, and surgical wound healing. Whereas extra oral sources of halitosis include various infections or lesions of the respiratory tract such as bronchitis, pneumonia, bronchhiectasis and others. Treatment such as scaling, polishing, toothbrush, and flossing, as well as cleaning the tongue are used to improve oral hygiene so that bad breath can be reduced. These procedures are generally performed to remove bacterial plaque accumulation or reduce bacterial counts. By maintaining oral hygiene, bacterial activity can be suppressed so that halitosis will be reduced.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?