DETAIL KOLEKSI

Produk kitosan dari eksoskeleton sitophylus oryzae dan rhinoceros beetle sebagai obat kumur antiseptik : tahun ke 4 dari rencana 5 tahun


Oleh : Komariah, Dodi Prayitno, Pipih Suptijah, Del Afriadi Bustami

Info Katalog

Penerbit : Lemlit - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Subyek : Chitosan;Mouthwashes

Kata Kunci : nano chitosan, ionic gelation, antimicrobial, characterization


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_LP_KD_Produk-Kitosan-dari_1.pdf 48463.3
2. 2015_LP_KD_Produk-Kitosan-dari_2.pdf 42086.82

K Kitosan komersial saat ini terbatas pada hewan laut krustasea seperti udang dan rajungan, dengan menggali potensi biomaterial alam, kitosan dapat juga ditemukan pada eksoskeleton Sitophilus oryzae dan Rhinoceros beetle (Xylotrupes Gideon). Sifat kitosan yang biokompatibel, biodegrabe dan non toksik, menyebabkan kitosan menjadi bahan yang ramah lingkungan. Kitosan memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur, dengan adanya modifikasi secara kimia untuk mendapatkan derajat deasetilasi yang tinggi, dan perubahan bentuk fisik menjadi partikel yang lebih kecil, memungkinkan kitosan dapat bekerja secara optimal dalam membunuh mikroorganisme baik bakteri maupun jamur. Keberadaan nano kalsium hasil demineralisasi kitosan dalam obat kumur dapat diharapkan menghasilkan obat kumur antiseptik dan penguat gigi. Hasil pengujian karakterisasi nano kitosan dan nano kalsium meliputi stabilitas dan pengukuran partikel memperlihatkan hasil analisis Particle Size Analyzer (PAS) dan Scanning Electron Microscopy (SEM) tidak memperlihatkan perbedaan yang signifikan, terjadinya peningkatan pH menjadi netral setelah pencampuran dengan nano kalsium dan meningkatkan kejernihan pada bahan obat kumur. Hasil uji antimikroba menunjukan adanya kemampuan campuran nano kitosan dan nanokalsium dan menghambat pertumbuhan beberapa spesies bakteri dalam rongga mulut seperti Streptoccus. Pada hasil uji kekerasan dan uji toksisitas akut secara i vivo menunjukan tidak adanya kematian pada hewan coba dan tidak adanya kerusakan pada sel-sel dalam organ (hepar dan ginjal), selain itu hasil uji kekerasan gigi menunjuka adanya pengaruh pemberian nano kalsium dalam meningkatkan kekerasan pada gigi hewan coba.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?